google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham ISAT | INDOSAT FOKUS PENETRASI PENGUATAN JARINGAN DI LUAR JAWA Langsung ke konten utama

Berita Saham ISAT | INDOSAT FOKUS PENETRASI PENGUATAN JARINGAN DI LUAR JAWA


IQPlus, (29/01) - Indosat Ooredoo pada 2019 akan fokus melakukan penetrasi penguatan dan perluasan jaringan di luar Pulau Jawa sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dalam berkomunikasi.

"Sekalipun kita fokus ke luar Jawa, tapi bukan berarti di Pulau Jawa kita abaikan, bahkan kita perkuat juga. Luar Jawa yang fokus diperhatikan antara lain Sumatera, Kalimantan juga wilayah Indonesia bagian tengah dan timur," kata President Director & CEO Indosat Ooredo Chris Kanter dalam acara kumpul wartawan di Yogyakarta, Senin.

Hadir dalam acara itu Chief Business Officer Intan Abdams Katoppo dan Director and Chief Innovation and Regulatory Officer Arief Musta'in.

Dikatakannya, pada 2019 menjadi tahun yang penuh tantangan sekaligus tahun yang menjanjikan untuk Indosat.

Perusahaan meyakini bahwa perusahaan dan industri telekomunikasi secraa umum akan bertumbuh sehat pada 2019.

Sekalipun situasi industri telekomunikasi turun akhir-akhir ini, katanya, namun pada saat yang sama perusahaan memanfaatkannya untuk mengambil momentum melakukan transformasi secara menyeluruh, menmperkuat strategi bisnis, memperkuat pondasi perusahaan, serta mendapatkan komitmen baru dari pemegang saham untuk mendapatkan dukungan penuh untuk 2019 ini.

Chris mengakui, saat dirinya masuk ke Indosat, kondisi perusahaan sedang mengalami kesulitan antara lain adanya peraturan pemerintah yang melarang satu orang memiliki lebih dari tiga nomor kartu SIM.

"Bukan hanya perusahaan kita saja yang terpuruk saat itu, tapi semua operator seluler juga terpuruk dengan adanya peraturan itu," katanya.(end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...