google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham WTON, JPFA, TRAM dan TLKM | 29 Januari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham WTON, JPFA, TRAM dan TLKM | 29 Januari 2019

MNC Daily Scope Wave
29 Januari 2019

Penutupan IHSG kemarin terkoreksi sebesar 0.4% ke level 6,458 dan kami perhatikan tekanan jual mulai membesar. Apabila IHSG tutup di bawah level 6,400 maka uptren IHSG diperkirakan selesai dan memulai fase koreksi wave iv ke level 6,350

Support: 6,380, 6,245
Resistance: 6,580, 6,714

WTON - Buy on Weakness
Kami memperkirakan WTON sudah mengakhiri puncak wave i dari wave (v) dari wave [iii], dan berpotensi melemah membentuk wave ii dari dari wave (v) dari wave [iii] di level 392-396.
Buy on Weakness: 392-396
Target Price: 412, 434
Stoploss: below 380

JPFA - Sell on Strength
Kenaikan JPFA selama enam hari menandai bahwa JPFA sudah berada pada puncak wave (c) dari wave [iii], dan berpotensi terkoreksi untuk membentuk wave [iv] ke arah 2,620.
Sell on Strength 2,820-2,920

TRAM - Buy on Weakness
Kami memperkirakan TRAM telah menyelesaikan wave [c] dari wave A atau alternatif wave (iii) dari wave [iii], dan saat ini sedang membentuk wave B atau alternatif wave (iv) dari wave [iii] dengan level koreksi di 195-191.
Buy on Weakness: 187-191
Target Price: 236, 248, 280
Stoploss: 163

TLKM - Sell on Strength
Pada perdagangan kemarin (28/1), saham TLKM terkoreksi 2.58%, dengan level terendah berada pada 3,730, dimana kami memperkirakan sudah berada pada akhir wave iii dari wave (c) dari wave [ii]. TLKM kami perkirakan akan menguat dalam jangka pendek, untuk membentuk wave iv terlebih dahulu sebelum berlanjut melemah ke level 3,580 untuk membentuk wave v dari wave (c) dari wave [ii].
Sell on Strength 3,780-3,820

Disclaimer On


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...