google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham SOCI | FITCH TURUNKAN PERINGKAT SOECHI LINES MENJADI B Langsung ke konten utama

Berita Saham SOCI | FITCH TURUNKAN PERINGKAT SOECHI LINES MENJADI B



IQPlus, (15/01) -  Fitch Ratings telah menurunkan peringkat operator kapal tanker yang berbasis di Indonesia, PT Soechi Lines Tbk (Soechi), Peringkat Default Emiten Jangka Panjang (IDR) menjadi 'B' dari 'B  '. Outlook pada peringkatnya Stabil.

Menurut keterangan Selasa disebutkan Fitch juga menurunkan peringkat pada note senior tanpa jaminan USD200 juta 8,375% yang jatuh tempo tahun 2023 yang diterbitkan oleh anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Soechi Capital Pte. Ltd., dan dijamin oleh Soechi dan semua anak perusahaannya, menjadi 'B' dari 'B  '. Peringkat Pemulihan untuk catatan adalah 'RR4'.

Tindakan ini menyusul peningkatan leverage Soechi pada 2018. FFO tahunan yang disesuaikan dengan Soechi menyesuaikan leverage bersih pada 9M18 naik menjadi di atas 5x dari 4,6x pada 2017.

Fitch mengatakan sebelumnya akan mempertimbangkan tindakan peringkat negatif jika Soechi tidak dapat mengurangi leverage menjadi 4x atau lebih rendah pada 2018. Kami memperkirakan leverage Soechi akan tetap di atas 4x selama tiga tahun ke depan, yang menunjukkan profil keuangan yang lebih lemah.

Peningkatan leverage Soechi pada 9M18 disebabkan oleh pengiriman capex yang lebih tinggi meskipun EBITDA datar, yang keduanya lebih buruk dari ekspektasi kami.

Manajemen Soechi telah menyatakan rencananya untuk menurunkan pengeluaran terkait pertumbuhan dan memanfaatkan EBITDA yang lebih tinggi dari pertumbuhan armada sebelumnya untuk mengurangi hutang. Kami mengharapkan beberapa moderasi dalam leverage dari level saat ini karena pengeluaran yang lebih rendah untuk akuisisi kapal. Namun, niat jangka panjang perusahaan untuk memperluas armadanya sejalan dengan permintaan domestik menghadirkan risiko bagi perkiraan kami.

Bisnis perkapalan Soechi yang relatif stabil, ditopang oleh posisi yang kuat dan perlindungan peraturan di pasar yang terus berkembang, terus memberikan dukungan pada peringkatnya meskipun kinerjanya masih rendah di galangannya, yang merupakan alasan mendasar untuk profil leverage yang relatif tinggi. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...