google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham SMRA, AALI, ADRO dan ELSA Langsung ke konten utama

Analisa Saham SMRA, AALI, ADRO dan ELSA

MNC Daily Scope Wave
24 April 2019

IHSG ditutup menguat kemarin (23/4) ke level 6,462. Kami perkirakan apabila IHSG dapat menembus level 6,500 dan 6,550 maka IHSG akan melanjutkan penguatan untuk membentuk wave iii. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah level 6,390 dan 6,337 maka skenario utama masih berlaku.
Support: 6,450, 6,410
Resistance: 6,500, 6,550

SMRA - Buy on Weakness (1,195)

Kami memperkirakan SMRA sudah berada pada akhir wave [iv] dari wave 5. Hal ini berarti SMRA berpotensi menguat untuk membentuk wave [v] dari wave 5 dengan target 1,360.
Buy on Weakness: 1,150-1,180
Target Price: 1,270, 1,320, 1,360
Stoploss: below 1,115

AALI - Buy on Weakness (11,875)

Kami perkirakan AALI sudah mengkonfirmasi wave [ii] dari wave C. Saat ini AALI sedang berada pada awal wave [iii] dari wave C, dengan target penguatan berada pada 13,625.
Buy on Weakness: 11,700-11,850
Target Price: 12,500, 13,000, 13,625
Stoploss: below 11,200

ADRO - Buy on Weakness (1,305)

Diperkirakan ADRO sudah menyelesaikan wave ii dari wave (iii), dan saat ini ADRO berpotensi menguat membentuk wave iii dari wave (iii) ke arah 1,380.
Buy on Weakness: 1,280-1,300
Target Price: 1,335, 1,380
Stoploss: below 1,250

ELSA - Sell on Strength (410)

Penguatan ELSA sebesar 2%, kami perkirakan bahwa ELSA telah berada pada akhir wave (iii) dari wave C. Dalam jangka pendek ELSA berpotensi untuk terkoreksi membentuk wave (iv) dari wave C ke level 390-384.
Sell on Strength: 410-416

Disclaimer On


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...