Langsung ke konten utama

Analisa Saham ASII dan UNTR

Kresna Securities on Astra International (ASII) 

1Q19 Review: Time to re-rate
-  Pada 24 April setelah sesi pasar, ASII merilis hasil penuh 1Q19. Pendapatan untuk kuartal tersebut adalah Rp59.6tn (-7.3% QoQ, + 6.8% YoY) dan laba bersih sebesar Rp5.2tn (+ 13.4% QoQ, + 4.7% YoY). Kami menilai hasil ASII telah memenuhi harapan, karena top dan bottom line 1Q19 sesuai dengan 24,6% dan 22,6% dari kami, serta 24,1% dan 22,1% dari perkiraan tahun penuh konsensus 'tahun penuh
- Margin ASII melonjak dengan baik di 1Q19 (NPM: 8,7% vs 4Q18 7,2%; OPM: 11,6% vs 4Q18 10,4%), sesuai dengan harapan kami. Sebelumnya, kami menginginkan de-rating harga sahamnya (selama Februari-Mar) terutama disebabkan oleh pengiriman margin yang lebih rendah dari perkiraan di 4Q18. Kami berpendapat bahwa margin yang lebih rendah berasal dari flush inventori model lama Avanza dan Rp400bn oneoff dari program CSR. Ketika kami menyimpulkan bahwa faktor-faktor tersebut tidak muncul kembali, kami berpendapat skenario penghapusan peringkatnya akan berakhir dalam waktu dekat. Di level top-line, kami menjaga pandangan optimis kami pada ASII, dengan memberikan pendapatan yang kuat di belakang pangsa pasar 4W yang lebih tinggi. Patut dicatat bahwa pangsa pasar ASII 1Q19 melonjak menjadi 52,9% (dari 50,6% di FY18). Penjualan 4W nasional melonjak 10,4% MoM menjadi 90,2 ribu unit di bulan Maret, yang selanjutnya akan mendorong skenario penilaian ulang untuk ASII.
- Valuasi: BUY dengan TP IDR8,900



Indo Premier on United Tractors  (UNTR) 

Strong results from gold contribution
- UNTR mencatat pendapatan yang kuat di 1Q19 yang datang sedikit di atas perkiraan kami dan konsensus. Laba bersih meningkat 49% qoq dan 21% yoy menjadi Rp3,05tn di 1Q19, menyumbang 26% dari konsensus 'dan perkiraan kami untuk FY19F. Laba operasional mencapai Rp4.58tn di 1Q19, naik 3,5% qoq dan 30% yoy, menyumbang 26% dari konsensus 'dan perkiraan kami untuk FY19F. Pendapatan turun 3,7% qoq tetapi naik 19% yoy menjadi Rp22,6tn pada 1Q19, sejalan dengan ekspektasi konsensus (25%) tetapi lebih tinggi dari perkiraan kami untuk FY19F (27%).
- Divisi kontraktor penambangan dan penambangan emas mengimbangi kinerja yang lebih lemah dari divisi alat berat (HE) dan penambangan batubara (CM) di 1Q19. Kami mencatat bahwa laba sebelum pajak HE, CM dan divisi konstruksi turun sebesar Rp228milyar. Meskipun demikian, ini diimbangi oleh laba sebelum pajak PAMA yang meningkat sebesar Rp368milyar dan kontribusi dari tambang emas sebesar Rp665milyar, yang memungkinkan laba sebelum pajak konsolidasi (setelah eliminasi) mencapai Rp4,17tn pada 1Q19, meningkat 18% yoy. Kami percaya PAMA dan divisi tambang emas akan mempertahankan kinerjanya yang kuat dalam tiga kuartal berikutnya. Ini sejalan dengan pandangan kami bahwa peningkatan operasional PAMA dan kontribusi dari tambang emas, Martabe (diakuisisi pada tahun 2018) akan mengimbangi kinerja yang lebih lemah dari divisi HE.
- Valuasi: BUY dengan TP IDR39,000


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik GarisBar Chart/Grafik BatangCandlestick Chart/Grafik Lilin Grafik Line Chart hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara Bar Chart dan Candlestick Chart hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya pribadi selalu menggunakan candlestick chart di platform trading yang sa…

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham. 
Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah.
Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham
Buyer Versus Seller
Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontrol, dan pihak m…