google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo TLKM | TELKOM SERIUS GARAP PASAR GAME Langsung ke konten utama

TLKM | TELKOM SERIUS GARAP PASAR GAME



IQPlus, (11/07) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk akan serius menggarap pasar game seiring penurunan bisnis suara dan pesan singkat.

"Telkom di era digital ini, peran utamanya kita bundling product dengan digital, termasuk gim. Bisnis game bagi kita cukup menarik," kata SVP Media & Digital Business and EGM Digital Business Telkom Joddy Hernady di Jakarta Rabu.

Untuk menutupi beban bisnis suara dan SMS, ia mengatakan pihaknya mengincar revenue share sebagai distributor, lewat Dunia Game, dan sebagai alat pembayaran dalam industri game.

"Bisa dapat part sebagai distributor 10 sampai 15 persen, sebagai payment 3 sampai 5 persen. Tapi kalau secara bisnis kita lihat ke depan, penurunan bisnis utama di voice dan SMS sekarang ini sedemikian cepatnya, mungkin kita kompensasi dari distributor gaming," ujar dia.

Sementara itu, CEO and Co-founder Agate Arief Widhiyasa mengatakan saat ini pengguna semakin berani menghabiskan pengeluaran untuk gim.

Arief menyebut rata-rata peminat game menghabiskan Rp250.000 sampai Rp300.000 per hari.

"Ada beberapa user per bulan ratusan juta rupiah," ujar dia.

Untuk pola perilaku pembelian, President Director dan CEO PT Melon Indonesia Dedi Suherman mengatakan peminat game juga cenderung untuk membeli eceran. "Belinya kecil-kecil Rp5.000, Rp3.000," kata dia.

Menurut laporan GMGC Sea Mobile Report 2017, terjadi kenaikan besaran pasar yang signifikan pada sektor game di Indonesia. Setidaknya dari 2013 hingga 2017, terdapat kenaikan sebesar 37,3 persen per-tahunnya.

Bahkan, menurut Newzoo, besarnya pasar Indonesia pada 2017 sudah mencapai 879,7 juta dolar AS dan diprediksi akan menembus satu miliar dolar AS pada 2019. Potensi pendapatan game di Indonesia masih sangat besar. Sebab, berdasarkan data Asosiasi Game Indonesia (AGI) hanya 8 persen pendapatan game yang beredar di Indonesia yang masuk ke perusahaan Indonesia, dan hanya sekitar 0,4 persen yang merupakan produk dalam negeri. (end/ant)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...