google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo MIKA | Iuran BPJS Kesehatan Naik, Emiten Rumahsakit Ikut Senang Langsung ke konten utama

MIKA | Iuran BPJS Kesehatan Naik, Emiten Rumahsakit Ikut Senang


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana menaikkan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada tahun depan.

Menyikapi hal tersebut, para pengelola rumahsakit berharap kenaikan iuran BPJS Kesehatan bisa mendongkrak pendapatan mereka dari program JKN.

Pengembang rumahsakit juga menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan bisa memperlancar klaim tagihan rumahsakit swasta kepada pemerintah di masa depan.

Salah satu emiten rumahsakit, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), sebenarnya tidak memproyeksikan pendapatan dari segmen BPJS pada tahun depan.

Namun, mereka mengharapkan mampu meningkatkan pendapatan dari segmen BPJS seiring bertambahnya jaringan RS Mitra Keluarga yang dikonversi ke layanan BPJS Kesehatan.

Investor Relation PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk, Aditya Widjaja, mengemukakan sampai saat ini sebanyak 14 dari total 24 jaringan RS Mitra Keluarga sudah melayani pasien BPJS.

Jumlah tersebut akan bertambah satu lagi dalam waktu dekat melalui rencana operasi RS Mitra Keluarga Pratama Jatiasih.

"Yang terpenting, dengan kenaikan iuran JKN, pemerintah semakin lancar dan cepat membayar klaim agar kami bisa melayani pasien dengan maksimal," ungkap dia kepada KONTAN.

Dengan kenaikan iuran JKN, Aditya menilai, pasien BPJS Kesehatan tentu akan menuntut kualitas pelayanan yang lebih baik.

Bergantung reimbursement rate

Sementara itu PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) masih mencermati dan menunggu keputusan resmi pemerintah terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Pada tahun ini, Hermina memproyeksikan kontribusi pendapatan dari pasien BPJS mencapai 45%.

Maklumlah, seluruh jaringan RS Hermina sudah menerima pasien BPJS Kesehatan.

Direktur PT Medikaloka Hermina Tbk, Aristo Setiawidjaja, menilai dengan kenaikan iuran BPJS, defisit BPJS Kesehatan bisa teratasi.

Hanya saja, terkait dampaknya terhadap reimbursement rate, Hermina masih menunggu perkembangan selanjutnya.

"Jika BPJS menaikkan reimbursement rate, pendapatan rumahsakit dari pasien BPJS akan meningkat," ujar dia.

Terkait dengan pembayaran BPJS Kesehatan, Aristo mengaku hingga saat ini masih tetap mengalami keterlambatan. "Masih ada, namun tidak parah," pungkas dia.

Pemerintah berencana menaikkan iuran program JKN dan iuran peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), serta iuran untuk peserta mandiri.

Agar ideal

Mengacu usulan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), iuran untuk peserta PBI dan peserta mandiri kelas 3 akan naik menjadi Rp 42.000 per bulan per orang.

Kemudian iuran kelas 2 dan kelas 1 masing-masing diusulkan naik menjadi Rp 75.000 dan Rp 120.000 per bulan per orang.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Maruf, mengatakan permasalahan sejak awal program JKN karena penetapan iuran belum sesuai dengan peraturan ideal.

Seharusnya sesuai perhitungan aktuaria, kata dia. Jikapun 100% peserta BPJS Kesehatan membayarkan iuran, kekurangan pembiayaan masih tetap terjadi.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2013 tentang Modal Awal BPJS, jika terjadi dana jaminan sosial negatif, maka langkahnya adalah menyesuaikan iuran, menyesuaikan manfaat dan memberikan suntikan dana ke dalam program JKN-Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Bagi rumahsakit yang melayani pasien BPJS, Iqbal mengatakan pihaknya bakal memastikan soal pembayaran jika iuran yang diterima mencukupi. BPJS Kesehatan juga tetap mengejar jumlah peserta JKN lewat partisipasi instansi publik.

"Misalnya saat mengurus SIM, STNK, harus ditanya sudah terdaftar JKN atau belum. Regulasinya masih disiapkan, semoga bisa cepat," kata dia.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...