google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PSSI | Usai Konversi Saham, Kapal Baru Pelita Samudera Datang di Bulan Ini Langsung ke konten utama

PSSI | Usai Konversi Saham, Kapal Baru Pelita Samudera Datang di Bulan Ini


PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) akan memiliki kapal baru di bulan ini. Setelah mendapat restu menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement, PSSI akan melakukan serah terima kapal baru di 31 Oktober 2019.

Rencana tersebut telah disepakati sejak 23 Mei dengan pihak penjual, yakni Convivial Navigation Co. Pte. Ltd, perusahaan asal Singapura. Dalam aksi korporasi ini, Pelita Samudera akan mengonversi pembayaran kapal dengan saham baru.

Nilai pembelian satu buah kapal kargo curah atau motor vessel (MV) seharga US$ 7,52 juta. Jika menggunakan asumsi kurs Rp 14.141 per dollar AS, maka nilai pembelian kapal kelas handysize ini sekitar Rp 106,34 miliar.

Nantinya, konversi kewajiban dilakukan 10 Oktober 2019. Pelita Samudera akan menerbitkan maksimal 383,46 juta saham baru seharga Rp 222 per saham. Setelah ada peningkatan modal, kepemilikan pemegang saham terdahulu akan terdilusi 7,41%.

Per 31 Agustus 2019, Kendilo Pte Ltd menguasai 29,04% saham PSSI, PT Bio Permai 8,01%, PT Indoprima Marine 47,88% dan sisanya publik.

Selain menerbitkan saham baru, perusahaan ini juga akan membayar kapal dengan kas. Per akhir Juni 2019, kas setara kas PSSI US$ 5,94 juta.

Direktur Komersial dan Operasi PSSI Harry Chan berharap, usai membeli kapal, rata-rata pertumbuhan pendapatan PSSI mencapai 5% di 2020.

Adapun laba bersih ditargetkan tumbuh 4% di 2020 dan naik 6% di 2021. Harry menargetkan pendapatan PSSI di 2020 tumbuh 20% mendekati US$ 100 juta.

Di 2019, Harry menargetkan, PSSI mencetak pertumbuhan pendapatan 25% year on year menjadi US$ 79,3 juta. Sementara laba tumbuh ditargetkan sekitar 20%–25%.

Sumber: https://insight.kontan.co.id/news/usai-konversi-saham-kapal-baru-pelita-samudera-pssi-datang-di-bulan-ini

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...