google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo WSKT | PERUSAHAAN HONG KONG ROAD KING BELI 40% HAK DUA TOL WASKITA Langsung ke konten utama

WSKT | PERUSAHAAN HONG KONG ROAD KING BELI 40% HAK DUA TOL WASKITA


Perusahaan asal Hong Kong Road King Infrastructure Limited melalui anak usahanya Kings Key yang dimiliki 75% telah melakukan penandatanganan jual beli pembelian hak kelola di tol milik PT Waskita Toll Road anak usaha PT Waskita Karya.

Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, Kings Key akan membeli 40% hak PT Jasa Marga Solo-Ngawi (JSN) yang mengelola jalan tol Solo-Ngawi dan hak konsesi hingga 2056 dan PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK) yang mengelola Tol Ngawi-Kertosono.

Perusahaan itu membayar uang muka Rp1,32 triliun atau HKS728,3 juta untuk hak di JSN dan Rp562 miliar untuk JNKK atau HK$310,5 miliar. Pada bagian share holder loan nilai yang akan dibayar saat tanggal penyelesaian transaksi sekitar Rp226 miliar ditambah bunga Rp63 miliar dan biaya provisi Rp772 juta.

Manajemen Road King menjelaskan bahwa CSPA ini berdasarkan negosiasi jangka panjang antara kedua pihak. Nilai akuisisi telah memperhitungkan perkembangan jaringan lalu lintas di Indonesia. Seperti diketahui hak partisipan.(end)
Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/wskt-perusahaan-hong-kong-road-king-beli-40--hak-dua-tol-waskita,75080648.html

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...