Langsung ke konten utama

Saham APLN | Hingga Oktober, Agung Podomoro (APLN) raih marketing sales senilai Rp 1,5 triliun


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan properti PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mengantongi pendapatan pra penjualan atau marketing sales senilai Rp 1,5 triliun per Oktober 2019. Adapun hingga per September 2019, marketing sales perusahaan tercatat Rp 1,3 triliun.

Direktur Keuangan APLN Cesar Manikan Dela Cruz berharap marketing sales tahun depan akan meningkat. Hal ini sering dengan kinerjanya keuangannya yang juga diproyeksikan bertumbuh tahun depan.

Optimisme APLN didorong oleh beberapa hal di antaranya tidak adanya momentum pemilihan umum (pemilu), juga perpajakan yang diatur.

" Ini dampaknya tahun depan. Terlalu dini untuk bagus atau tidak, tetapi semua developer berharap kebaikan industri tahun depan," kata Caesar ketika ditemui usai menggelar public expose di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/12).

Sayangnya terkait target kinerja tahun depan, APLN belum bisa membeberkannya.

Sekadar informasi, per September 2019 APLN  membukukan pendapatan dan penjualan sebesar Rp 2,92 triliun turun 23,15% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 3,803 triliun.

Adapun dari pendapatan dan penjualan itu 66% diantaranya dikontribusikan oleh penjualan strata dan 34% dikontribusikan oleh pendapatan berulang.

Dari total penjualan strata, apartemen memberikan kontribusi sebesar 59%, toko bertingkat sebesar 24%, perumahan sebesar 8%, kios sebesar 7%, dan 2% sisanya dari kantor.

Asal tahu saja, kontribusi terbesar penjualan apartemen berasal dari Proyek Podomoro City Deli di Medan. Sementara kontribusi untuk penjualan toko bertingkat berasal dari Podomoro Golf View.

Dari pendapatan berulang, sewa memberikan kontribusi 67% dan hotel memberikan kontribusi 33%. Adapun kontribusi terbesar dari sewa adalah Central Park Mall, sementara kontribusi hotel terbesar dari Indigo Hotel Seminyak.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham. 
Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah.
Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham
Buyer Versus Seller
Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontrol, dan pihak m…

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik GarisBar Chart/Grafik BatangCandlestick Chart/Grafik Lilin Grafik Line Chart hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara Bar Chart dan Candlestick Chart hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya pribadi selalu menggunakan candlestick chart di platform trading yang sa…