Langsung ke konten utama

INI BERBAGAI AKSI YANG DILAKUKAN BTN BANTU PEMERINTAH HADAPI COVID-19 | SAHAM BBTN


IQPlus, (17/04)- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) ikut melakukan berbagai aksi untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Perseroan telah menyumbangkan berbagai peralatan medis dan kesehatan, menjadi koordinator Satgas BUMN di Sulawesi Tengah serta di berbagai provinsi lainnya, hingga meluncurkan program donasi melalui penukaran poin Serbu BTN untuk membantu pencegahan dan penanganan penyebaran virus tersebut. 

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan aksi nyata serta kerja sama seluruh masyarakat Indonesia merupakan kunci penting dalam penanganan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Tanah Air.

"Aksi nyata ini menjadi wujud bakti kami sebagai agen pemerintah untuk membantu penanganan dan menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat," jelas Pahala di Jakarta, Kamis. 

Adapun, hingga kini bank milik pemerintah tersebut telah meyumbangkan bantuan total senilai Rp1,24 miliar untuk membantu pemerintah melawan Covid-19. Dalam mendistribusikan berbagai bantuan tersebut, perseroan bekerja sama dengan berbagai institusi. 

Di antaranya, Bank BTN telah menyerahkan alat bantu pernapasan (ventilator) kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan disalurkan ke rumah sakit yang merawat pasien positif Covid-19. 

Perseroan sebagai mitra Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga menyumbang 16.000 masker dan 400 botol handsanitizer. Bantuan tersebut akan diserahkan Kementerian PUPR ke daerah-daerah hingga ke desa-desa yang sangat membutuhkan.

Bank BTN pun telah menyumbangkan 25.000 masker medis melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Hongkong. Emiten bersandi saham BBTN ini juga memberikan ribuan vitamin dan ratusan Alat Pelindung Diri (APD) untuk membantu para tenaga medis di RSUD Sidoarjo. Perseroan juga menyumbang disinfektan ke Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya, hingga uang tunai ratusan juta rupiah ke Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri yang akan disalurkan untuk penanggulangan Covid-19. 

"Kami berkomitmen akan terus berupaya memberikan yang terbaik dalam rangka membantu pemerintah menanggulangi pandemi ini," kata Pahala. 

Sementara itu, Pahala menjelaskan sebagai koordinator Satuan Tugas (Satgas) BUMN di Sulawesi Tengah, Bank BTN berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BUMN lainnya untuk memenuhi kebutuhan peralatan medis 5 RSUD rujukan pemerintah di provinsi tersebut. Adapun, 5 RSUD tersebut yakni RS Umum Anutapura Palu, RS Umum Daerah Undata Palu, RS Umum Mokopido Toli-Toli, RS Umum Daerah Kolonedale, dan RS Umum Daerah Kabupaten Banggal. 

"Kami juga menjadi co-PIC Satgas BUMN di provinsi-provinsi lain di Indonesia untuk membantu menanggulangi Covid-19. Kami berkomitmen membantu pemerintah memerangi virus ini di seluruh daerah operasional bisnis kami," ujar Pahala. 

Bank BTN juga meluncurkan program donasi melalui penukaran poin SERBU BTN yang dapat diakses melalui website perseroan. Pahala menuturkan seluruh donasi yang terkumpul melalui penukaran poin tersebut akan disalurkan untuk memberikan bantuan berupa APD, alat disinfektan, dan bantuan bagi tenaga medis. 

"Melalui aksi bersama poin SERBU BTN ini, donasi dari para nasabah kami juga akan diberikan untuk keluarga dhuafa yang terisolasi dan inisiatif lainnya yang diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia," Paparnya.

Sebelumnya, dalam rangka menekan penyebaran virus corona di lingkungan kerja, Bank BTN pun telah memaksimalkan implementasi work from home (WFH). Perseroan juga  menyesuaikan jam operasional kerja dan layanan, mengalihkan operasional jaringan kantor, memaksimalkan layanan elektronik banking, hingga menerapkan protokoler kesehatan yang distandarkan pemerintah. (end/fu)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online