google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo SAHAM BUKOPIN MENANJAK PASCA KOOKMIN BANK SETOR DANA SEGAR | SAHAM BBKP Langsung ke konten utama

SAHAM BUKOPIN MENANJAK PASCA KOOKMIN BANK SETOR DANA SEGAR | SAHAM BBKP



IQplus,(12/06) - Harga saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) menanjak setelah bank asal Korea KB Kookmin Bank menyetorkan dana segar pada Kamis (11/6) lalu.

Pada Jumat, pukul 10.23 WIB harga saham Bank Bukopin naik 29 poin atau 17,16 persen menjadi Rp198 per lembar saham. Di awal-awal perdagangan saham Bank Bukopin sempat menyentuh level tertinggi Rp208 per lembar saham.

Frekuensi perdagangan saham Bank Bukopin tercatat sebanyak 10.852 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 334,6 juta lembar saham senilai Rp65,96 miliar.

Dalam tiga bulan terakhir, saham Bank Bukopin memang relatif menguat yaitu sebanyak 20,73 persen. Sedangkan dalam sebulan dan seminggu terakhir saham Bank Bukopin naik masing-masing 45,59 persen dan 22,22 persen.

Bank Bukopin melantai di bursa pada Juli 2006 silam. Saat itu perseroan melepas 843,77 juta lembar saham dengan harga Rp350 per lembar saham.

KB Kookmin Bank akan segera menjadi pemegang saham pengendali PT Bank Bukopin Tbk usai menyediakan sejumlah dana di rekening penampungan sementara (escrow account) untuk memperkuat permodalan dan likuiditas Bank Bukopin.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima pernyataan Kookmin Bank, grup finansial terbesar di Korea Selatan, yang saat ini memiliki 22 persen saham Bank Bukopin dan siap menjadi pemegang saham pengendali mayoritas dengan mengambil alih kepemilikan sekurang-kurangnya 51 persen saham Bank Bukopin.

KB Kookmin Bank saat ini merupakan pemegang saham terbesar kedua di Bank Bukopin. KB Kookmin Bank merealisasikan komitmennya mendukung penguatan likuiditas dan permodalan Bank Bukopin usai menyetorkan dana segar ke Bank Bukopin efektif per Kamis (11/6) kemarin.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...