Langsung ke konten utama

PT XL Axiata Tbk (EXCL) Salurkan 300.000 Paket Data Gratis

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyalurkan 300.000 paket data gratis khusus bagi pelajar di Provinsi Banten. Program penyaluran donasi paket data gratis untuk pelajar ini merupakan bagian dari kerja sama XL Axiata dengan Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dijalankan pemerintah pada masa pandemi Covid-19 saat ini.


Gubernur Banten, Dr. H Wahidin Halim, M.Si, mengatakan, "Bantuan kuota data gratis dari XL Axiata ini akan sangat membantu meringankan beban para orang tua murid. Selama ini banyak orang tua murid yang masih merasa berat dalam membeli kuota data bagi anaknya yang mengikuti PJJ. Dengan ada program bantuan ini, dan juga nanti ada bantuan dari pemerintah setiap bulannya, tentu akan sangat membantu. Saya minta agar bantuan dari XL Axiata dan ASKOMPSI ini bisa segera disalurkan ke sekolah-sekolah yang murid-muridnya memang sangat membutuhkan."

Gubernur Banten menambahkan, agar PJJ bisa terlaksana dengan baik di seluruh Provinsi Banten, pemerintah daerah mengimbau kepada seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan pendistribusian bantuan paket data internet ke sekolah-sekolah ini, agar dapat mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan melakukan metode 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Sehingga bantuan ini dapat terdistribusi dengan aman meskipun dilakukan di tengah pandemi.

Lebih lanjut Eddy Santoso, Direktur Eksekutif Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia mengatakan, "Memberikan apresiasi kepada Bapak Gubernur Banten yang telah menyerahkan bantuan internet gratis Bakti Sosial ASKOMSI Peduli Pendidikan di Provinsi Banten serta menyampaikan apabila kebutuhan bantuan ini dirasa kurang, ASKOMSI siap memberikan tambahan sesuai dengan permintaan Bapak Gubernur."

Sementara itu, Group Head XL Axiata Region Jabodetabek dan Kalimantan, Francky Rinaldo Pakpahan menyampaikan bahwa manajemen XL Axiata sangat memahami problem yang dirasakan oleh sebagian masyarakat, termasuk yang berada di Banten, terkait dengan kemampuan mendapatkan kuota data untuk pelaksanaan PJJ. Untuk itu, karena XL Axiata juga yakin dengan urgensi pelaksaan PJJ tersebut, agar anak-anak kita tetap bisa bersekolah dan melanjutkan proses belajar mengajar secara darurat, maka pihaknya merasa bertanggung jawab untuk membantu meringankan beban masyarakat agar bisa mendapatkan kuota data.

"Proses pembelajaran jarak jauh memang memerlukan terobosan dengan memanfaatkan layanan internet dan teknologi digital. Namun, untuk melaksanakannya, muncul kendala terkait dengan kemampuan masyarakat dalam menyediakan sarana smartphone, membeli paket kuota data, serta kualitas jaringan atau sinyal dari operator yang belum sepenuhnya menjangkau setiap area. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap bisa memperingan beban sebagian pelajar dan orang tuanya dalam mendapatkan kuota data untuk mengikuti PJJ," kata Francky.

Melalui kerja sama XL Axiata รข€“ ASKOMPSI ini, bantuan paket data gratis untuk pelajar secara serentak disalurkan melalui 1.000 sekolah yang berada di 28 provinsi. Paket kuota data gratis yang dibagikan sudah bisa mulai dipergunakan pada 1 September 2020. Dengan demikian setiap paket bantuan sudah bisa langsung dimanfaatkan para siswa penerimanya.

Mekanisme penyaluran paket kuota data gratis ini hingga ke tangan siswa akan dilakukan oleh sekolah-sekolah yang berkoodinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Penyaluran donasi ini akan dilakukan dengan memprioritaskan pelajar kurang mampu yang membutuhkan akses internet untuk kegiatan belajar online.

Paket yang diberikan berupa kartu perdana AXIS yang di dalamnya sudah diberikan kuota data sebesar 30 GB yang didapatkan saat kartu diaktifkan dan tambahan kuota data sebesar 55 GB setelah kartu terdaftar di sistem Dapodik melalui admin sekolahnya masing-masing dengan masa berlaku empat bulan. Kuota ini di luar subsidi kuota bagi pelajar dari Kemendikbud.

Kuota data yang diterima para siswa ini bisa dipakai untuk mengakses sejumlah aplikasi yang paling sering dipakai oleh guru untuk mengirimkan materi pelajaran atau tugas kepada siswa, yaitu aplikasi Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, Google Hangout, Google Classroom, dan WhatsApp. Selain itu, kuota data tersebut juga bisa dipakai untuk membuka aplikasi dan website yang menyediakan bahan tambahan untuk referensi belajar, yaitu Udemy, Ruang Guru, Zenius, Sekolahmu, juga website Rumah Belajar Kemendikbud https://belajar.kemendikbud.go.id dan Spada Indonesia Kemendikbud di https://spada.kemdikbud.go.id atau https://lmsspada.kemdikbud.go.id/. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berapa Harga Rights Issue BRI? Ini Kata Bos BRI

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saat ini masih belum menentukan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD/rights issue) perusahaan. Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan untuk menentukan harga pelaksanaan rights issue ini, perusahaan akan mempertimbangkan faktor makro dan industri serta kinerja dan fluktuasi harga saham perusahaan. Selain itu juga, mempertimbangkan masukan dari pemegang saham. "Harga akan disampaikan kalau sudah proses registrasi ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan akan dipublikasikan dalam prospektus untuk penetapan harga pricing-nya," kata Viviana dalam konferensi pers usai RUPSLB BRI, Kamis (22/7/2021). Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, harga pelaksanaannya paling sedikit sama dengan batasan harga terendah saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebagaimana diatur Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Adapun a

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Buyback Saham BBNI, SCMA, ROTI, MEDC dan PALM

Sejumlah emiten berencana membeli kembali saham atawa buyback. Sepanjang bulan Juli 2021, sudah ada lima emiten yang mengumumkan akan melakukan buyback. Terbaru, ada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mengalokasikan dana maksimal hingga Rp 1,7 triliun untuk pembelian kembali saham. Adapun buyback yang akan dilakukan pada periode 22 Juli 2021 hingga 21 Oktober 2021 itu akan membeli sebanyak-banyaknya 20% dari jumlah modal disetor dan paling sedikit 7,5% dari modal disetor. Dalam keterbukaan informasinya, manajemen emiten perbankan plat merah itu mengungkapkan, saham BBNI mengalami tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19. Sahamnya melorot 25% secara year to date (ytd) menjadi Rp 4.640 per 30 Juni 2021. " Tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19 tersebut membuat saham BNI undervalued dengan Price to Book Value (PBV) per 30 Juni 2021 sebesar 0,75 kali atau telah jauh berada di bawah rata-rata PBV selama 10 tahun yang sebesar 1.60 kali," seperti yang tertulis da