Langsung ke konten utama

BTPN WOW! DAPAT PENGHARGAAN DARI SCHWAB FOUNDATION



Salah satu produk hasil pengembangan PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN), yakni BTPN Wow! telah mendapatkan pengakuan dari organisasi internasional melalui pemberian penghargaan oleh Schwab Foundation, yang terafiliasi dengan World Economic Forum.

Schwab Foundation menganugerahkan penghargaan tersebut kepada Hadi Wibowo atas kontribusinya kepada pengembangan BTPN Wow! selama menjabat sebagai Head of Branchless Banking tahun 2017-2019.

Hadi menerima penghargaan sebagai "Corporate Social Intrapreneur of the Year 2020" dari Schwab Foundation, sebuah organisasi internasional yang mengapresiasi dan mendukung inovasi sosial terkemuka.

Dalam pernyataannya, Direktur Utama Bank BTPN Ongki Wanadjati Dana mengatakan, penghargaan ini merupakan sebuah pencapaian besar bagi Indonesia, Bank BTPN, BTPN Wow!, serta seorang Hadi Wibowo.

Penghargaan ini lanjutnya, semakin mengukuhkan peran Bank BTPN dalam memberi perubahan berarti dalam kehidupaan jutaan orang terutama dengan teknologi digital, salah satunya melalui inovasi di BTPN Wow!.

"Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Hadi Wibowo atas penghargaan yang Ia terima dari Schwab Foundation, serta terima kasih atas kontribusinya dalam pengembangan BTPN Wow! Penghargaan ini juga merupakan suatu pencapaian besar bagi Indonesia," kata Ongki dalam siaran persnya, Kemarin.

Ongki menambahkan, dengan posisi terkini sebagai Direktur Utama Bank BTPN Syariah, peran Hadi semakin relevan dalam membantu masyarakat luas meningkatkan kualitas hidup mereka.

BTPN Wow! adalah rekening tabungan berbiaya rendah yang menyediakan layanan simpanan, pinjaman, serta pembayaran tagihan, kepada masyarakat di pelosok yang selama ini tidak tersentuh layanan perbankan. Hal ini sejalan dengan gagasan Otoritas Jasa Keuangan terkait inovasi Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai).

Sejak diluncurkan pada Maret 2015, BTPN Wow! hingga saat ini telah melayani lebih dari 6,7 juta nasabah melalui sekitar 290.000 agen dengan total dana simpanan mencapai Rp 140 miliar.

BTPN Wow! menggunakan teknologi Unstructured Supplementary Services Data (USSD) sehingga dapat beroperasi di segala jenis hape berbasis GSM (tidak harus ponsel pintar) meskipun dengan sinyal minimum. Berawal dari sebuah produk simpanan untuk kelompok masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan, BTPN Wow! kemudian juga menawarkan produk pinjaman, serta fasilitas sistem pembayaran.

Selain penghargaan dari Schwab Foundation, BTPN Wow! juga telah menempatkan Bank BTPN di peringkat 44 di antara 50 perusahaan teratas yang memberi perubahan kepada dunia berdasarkan survei majalah Fortune pada tahun 2016.

BTPN Wow! juga memenangkan Asian Banker Technology Award untuk kategori The Best Mobile Banking Project di Indonesia pada tahun 2016, dan Asian Banker Retail Financial Services Award untuk kategori the Best Digital Financial Inclusion Initiative, Application or Program pada tahun 2018. (end)

Sumber: iqplus

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

CARA BACA BOLLINGER BANDS

CARA BACA BOLLINGER BANDS Bollinger Bands dibuat oleh pakar Analisa Teknikal bernama John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini merupakan derivat dari Moving Averages yang dikembangkan menjadi 2 (dua) garis, yaitu Garis Atas (atau disebut Upper Band), dan Garis Bawah (atau disebut Lower Band). Kedua garis ini membatasi pergerakan saham, dengan lebih dari 90% berada di dalamnya.  Parameter standar yang direkomendasikan oleh John Bollinger adalah 20 – 2. Artinya menggunakan MA-20 dengan 2 Standar Deviasi (2SD). Dengan demikian, Garis Atas (Upper Band) adalah hasil MA-20 ditambah 2SD, sementara Garis Bawah (Lower Band) adalah hasil MA-20 dikurang 2SD. Standar Deviasi adalah istilah untuk menunjukkan volatilitas harga, misalnya dengan mengukur perbedaan nilai harga penutupan dengan nilai rata-rata.  Semakin tinggi nilai Standar Deviasi maka menunjukkan volatilitas yang semakin tinggi, yang tercermin pada semakin lebar (renggang) jarak antara kedua garisnya (Upper Band da