google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Mirae Asset | AALI, BBRI, MNCN Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Mirae Asset | AALI, BBRI, MNCN


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (12 Februari, 2020)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Hariyanto Wijaya, CFA, CPA (Aust), CMT (hariyanto.wijaya@miraeasset.co.id)

IHSG sedikit meningkat sebesar + 0,04% pada hari Selasa. Investor asing tetap membukukan neto sebesar IDR226milyar kemarin, menunjukkan kepercayaan pada prospek Indonesia. Penjualan ritel Desember turun -0,5% YoY (vs + 1,3% YoY di bulan November). Kami perkirakan IHSG akan diperdagangkan mixed ke level yang lebih tinggi hari ini di tengah optimisme bahwa wabah koronavirus dapat tertahan pada bulan April.

Indeks AS ditutup sebagian besar lebih tinggi pada hari Selasa karena suasana risk-off secara bertahap mereda di tengah laporan wabah koronavirus dapat ditahan pada bulan April, menghindari potensi kejatuhan ekonomi. Dalam kesaksian kongres, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa Bank Sentral sedang memantau wabah koronavirus dan menegaskan kembali ekonomi AS tetap dalam posisi yang baik.

Market Indicator
JCI: 5,954.40 (0.04%)
EIDO: 24.62 (0.33%)
DJIA: 29,276.34 (0.00%)
FTSE100: 7,499.44 (0.71%)
USD/IDR: 13,675 (-0.27%)
10yr GB yield: 6.59% (-1bps)
Oil Price: 49.94 (0.75%)
Foreign net purchase: IDR226.1bn 

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) 
TOP BUY: BMRI, TLKM, BBRI, BBCA, UNTR
TOP SELL: ASII, MIKA, TBIG, SMGR, TOWR

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102) 
BBCA, BMRI, BBRI, ASII, TLKM


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers 
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Actual   Forecast  Previous
Trade Balance (Dec) UK 0.85B -10.00B -4.95B 
Trade Balance Non-EU (Dec) UK 6.72B -2.58B 2.36B 

*EXCL +2.1%. PT XL Axiata Tbk (EXCL) membukukan pendapatan Rp 25,13 triliun sepanjang 2019. Jumlah tersebut naik 9,56% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 22,94 triliun. Kenaikan pendapatan ini didorong oleh segmen data yang bertumbuh 29,53% menjadi Rp 19,29 triliun.
*CENT +16.1%. PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) melalui anak usahanya Centratama Menara Indonesia (CMI) berhasil memenangkan tender akuisisi sebanyak 1.054 menara XL Axiata Tbk (EXCL).
*HEXA +1.2%. Bisnis PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) masih tetap baik meski kondisi pasar alat berat belum menampakkan kenaikan. Mengintip laporan keuangan perusahaan untuk kuartal-III yang berakhir pada 31 Desember 2019 kemarin, penjualan bersih tercatat sebanyak US$ 320,43 juta. Sebagai infoemasi, laporan keuangan tahunan HEXA menggunakan tahun fiskal April 2019-Maret 2020. Artinya, kuartal III terjadi pada bulan Oktober-Desember 2019.
*PGAS +0.6%. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) bersiap memperkuat lini bisnis Gas Alam Cair (Liquefied Natural Gas / LNG) trading ke sejumlah negara dalam beberapa tahun mendatang.
*HRUM -2.8%. Perusahaan tambang batubara PT Harum Energy Tbk (HRUM) membidik produksi batubara di kisaran 4 juta-4,5 juta ton pada tahun ini. Jumlah ini sedikit turun dibandingkan target pada tahun 2019 lalu yakni di kisaran 4 juta-5 juta ton


Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 5,954.4 (+0.04%), consolidation, trading range 5,924 – 5,971. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized cenderung turun. Sementara itu pada periode weekly indikator MFI optimized koreksi terbatas, indikator W%R optimized cenderung naik dan indikator RSI optimized masih konsolidasi . Daily support di 5,924  dan daily resistance di 5,971. Cut loss level di 5,872.

*AALI Weekly, 16,600 (-3.73%), buy on weakness, trading range 11,300 – 12,075. Indikator MFI optimized  cenderung naik, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Weekly support  di 11,300 sementara itu weekly  resistance  12,075.  Cut loss level  11,250.

*BBRI Daily, 4,510 (+0.22%), buy on weakness, trading range 4,460 – 4,540. indikator MFI optimized  cenderung turun,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik Daily support  di 4,460 sementara itu daily resistance  di  4,540. Cut loss level  di 4,450.

*MNCN Weekly, 1,535 (-3.46%), buy on wekaness, trading range 1,470 – 1,630. Indikator MFI optimized ,indikator RSI optimized serta indikator W%R optimized masih cenderung konsolidasi. Perkiraan weekly support di  1,470  dan weekly resistance di 1,630.Cut loss level di 1,450.


Daily write up
Construction - FY19 new contract realization: Winners & losers by Joshua Michael (joshua.michael@miraeasset.co.id)

- WIKA membukukan kontrak baru IDR41.1tr di FY19, yang turun 18.6% YoY dan hanya mencapai 67% / 77% dari estimasi kami. Kami menurunkan rekomendasi WIKA dari Buy ke Hold dengan TP yang dikurangi dari Rp2,550 menjadi Rp1,950.

- PTPP membukukan kontrak baru IDR33.5tr di FY19 (-22.9% YoY) dan mencapai 75% / 79% dari estimasi kami, mengungguli kontraktor BUMN lainnya. Kami meningkatkan rekomendasi kami pada PTPP dari Trading Buy ke Buy, tetapi dengan TP sedikit lebih rendah dari Rp1,900 menjadi Rp1,850.

- WSKT membukukan kontrak baru IDR26.0tr di FY19 (-4.5% YoY) dan mencapai 47% / 89% dari (awal) / estimasi kami. Kami mempertahankan rekomendasi Hold kami di WSKT, tetapi dengan TP yang dikurangi dari Rp1,550 menjadi Rp1,150.

- ADHI membukukan kontrak baru IDR14,7tr di FY19 (-37.1% YoY) dan mencapai 48% / 88% dari estimasi kami. Kami menurunkan rekomendasi kami pada ADHI dari Hold ke Sell, dengan pengurangan TP dari Rp1,300 menjadi Rp875.

- PTPP keluar sebagai satu-satunya pemenang dalam hal pencapaian kontrak baru FY19. Meskipun ada kekecewaan yang parah tentang realisasi kontrak baru FY19, kami mempertahankan rekomendasi Neutral kami pada sektor ini karena proyek 2019 yang tertunda akan dialihkan ke 2020, menghasilkan pertumbuhan kontrak baru FY20 yang lebih tinggi. Namun, kami mengubah top pick kami di sektor ini dari WIKA ke PTPP.

(See full report: https://bit.ly/2vlTbSX )

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...