Langsung ke konten utama

[FILM] PT MD Pictures Tbk Rilis Digital Series dan Feature Films Hadapi Tantangan Industri


Di tengah perubahan industri media yang drastis di seluruh dunia, PT MD Pictures Tbk (FILM) meraih sukses dengan mengambil langkah berani untuk merilis film layar lebar di bioskop, serta beberapa digital series dan feature films berkualitas tinggi yang langsung menyapa pemirsa secara online.

Di penghujung tahun 2020, MD Pictures tidak hanya berhasil merilis film "Asih 2", yang merupakan bagian dari box office hits Danur Universe di bioskop seluruh Indonesia. Namun juga sukses merebut hati pemirsa online di platform WeTV dan iflix melalui serial drama fenomenal "My Lecturer My Husband" karya Monty Tiwa yang dibintangi oleh Reza Rahadian dan Prilly Latuconsina.

Dalam waktu yang bersamaan, MD Pictures juga merilis exclusive premier film-film layar lebar yang langsung ditayangkan secara online di Disney+Hotstar, diantaranya film bertema time loop "Sabar Ini Ujian", film horor komedi "Pelukis Hantu", drama yang menyentuh hati "Sejuta Sayang Untuknya", drama petualangan "Nona", drama remaja "Dibawah Umur" dan lainnya.

Serial "My Lecturer My Husband' berhasil menduduki tangga popularitas paling atas sejak awal hingga akhir penayangannya di WeTV dan iflix. Beberapa film produksi MD Pictures pun masuk dalam jajaran film Indonesia terpopuler yang ditayangkan secara perdana di Disney+Hotstar, dan .Asih 2. menjadi film Indonesia yang memiliki performa terbaik di bioskop seluruh Indonesia.

Dengan kemampuan untuk menjangkau pemirsa dimanapun mereka berada, MD Pictures sukses membangun ekosistem yang kuat, sehingga dapat konsisten memproduksi konten berkualitas bersama para bintang dan sutradara terbaik, ditunjang oleh peralatan dan fasilitas teknologi yang canggih, guna memberikan hiburan premium yang dapat disaksikan di Indonesia dan seluruh dunia melalui berbagai platform.

Untuk itu, MD Pictures membangun kemitraan dengan berbagai platform digital terkemuka di dunia diantaranya Disney+Hotstar, WeTV dan iflix, Viu, Netflix, Vidio, dan Telkomsel Maxstream.

'Kami sangat bangga akan kesuksesan dan popularitas yang menjadi buah hasil kerja keras kami selama masa-masa sulit ini.. terang Manoj Punjabi, CEO MD Pictures Tbk, .Dengan bermodalkan pengalaman, ketekunan, keterampilan yang dilandasi sikap optimis dengan kreatifitas, MD Pictures akan terus bergerak secara cepat dan tepat. Kami akan akan terus memaksimalkan potensi human capital yang kami miliki dan mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional".(end)


Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berapa Harga Rights Issue BRI? Ini Kata Bos BRI

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saat ini masih belum menentukan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD/rights issue) perusahaan. Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan untuk menentukan harga pelaksanaan rights issue ini, perusahaan akan mempertimbangkan faktor makro dan industri serta kinerja dan fluktuasi harga saham perusahaan. Selain itu juga, mempertimbangkan masukan dari pemegang saham. "Harga akan disampaikan kalau sudah proses registrasi ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan akan dipublikasikan dalam prospektus untuk penetapan harga pricing-nya," kata Viviana dalam konferensi pers usai RUPSLB BRI, Kamis (22/7/2021). Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, harga pelaksanaannya paling sedikit sama dengan batasan harga terendah saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebagaimana diatur Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Adapun a

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Buyback Saham BBNI, SCMA, ROTI, MEDC dan PALM

Sejumlah emiten berencana membeli kembali saham atawa buyback. Sepanjang bulan Juli 2021, sudah ada lima emiten yang mengumumkan akan melakukan buyback. Terbaru, ada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mengalokasikan dana maksimal hingga Rp 1,7 triliun untuk pembelian kembali saham. Adapun buyback yang akan dilakukan pada periode 22 Juli 2021 hingga 21 Oktober 2021 itu akan membeli sebanyak-banyaknya 20% dari jumlah modal disetor dan paling sedikit 7,5% dari modal disetor. Dalam keterbukaan informasinya, manajemen emiten perbankan plat merah itu mengungkapkan, saham BBNI mengalami tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19. Sahamnya melorot 25% secara year to date (ytd) menjadi Rp 4.640 per 30 Juni 2021. " Tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19 tersebut membuat saham BNI undervalued dengan Price to Book Value (PBV) per 30 Juni 2021 sebesar 0,75 kali atau telah jauh berada di bawah rata-rata PBV selama 10 tahun yang sebesar 1.60 kali," seperti yang tertulis da