Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham INCO, MAIN, LINK, PGAS, WIKA, SMRA dan SMGR

Binaartha Sekuritas Daily

Nafan Aji 

20 Januari 2021


Vale Indonesia (INCO)

Pergerakan harga saham INCO menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham INCO adalah akumulasi beli pada area level Rp 5.775 – Rp 5.975, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.125, Rp 6.600 dan Rp 7.225. Support ada di Rp 5.775 dan Rp 5.425. Saham INCO ditutup di Rp 5.975. (RoE: 5.02%; PER: 38.80x; EPS: 153.99; PBV: 1.95x; Beta: 1.7). 

Malindo Feedmill (MAIN)

Pergerakan harga MAIN masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Rekomendasi saham MAIN adalah akumulasi beli pada area level level Rp 740 – Rp 755, dengan target harga secara bertahap di level Rp 785, Rp 810 dan Rp 915. Support ada di Rp 705.  Saham MAIN ditutup di Rp 755. (RoE: -4.98%; PER: -17.41; EPS: -43.95; PBV: 0.88x; Beta: 2.17). 

Link Net (LINK)

Saham LINK ditutup di Rp 2.590. (RoE: 19.69%; PER: 8.12x; EPS: 321.33; PBV: 1.58x; Beta: 0.88). Pergerakan harga saham LINK telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham LINK adalah akumulasi beli pada area level Rp 2.540 – Rp 2.590, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.690, Rp 2.750, Rp 2.990, Rp 3.100 dan Rp 3.950. Support ada di Rp 2.500 dan Rp 2.400.

Perusahaan Gas Negara (PGAS)

Saham PGAS ditutup di Rp 1.705. (RoE: 2.18%; PER: 38.95x; EPS: 43.77; PBV: 0.85x; Beta: 2.42). Pergerakan harga saham PGAS telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham adalah akumulasi beli pada area level Rp 1.670 – Rp 1.705, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.750, Rp 1.815, Rp 1.895, Rp 2.090 dan Rp 2.280. Support ada di Rp 1.660, Rp 1.605 dan Rp 1.515.

Semen Indonesia (SMGR)

Saham SMGR ditutup di Rp 12.400. (RoE: 5.76%; PER: 35.37x; EPS: 348.43; PBV: 2.05x; Beta: 1.64). Pergerakan harga saham SMGR telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham SMGR adalah akumulasi beli pada area level Rp 11.900 – Rp 12.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp 12.625 dan Rp 13.950. Support ada di Rp 11.900 dan Rp 11.275.

Summarecon Agung (SMRA)

Pergerakan harga saham SMRA telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham SMRA adalah akumulasi beli pada area level Rp 765 – Rp 785, dengan target harga secara bertahap di level Rp 815, Rp 840 dan Rp 950. Support ada di Rp 730. Saham SMRA ditutup di Rp 785. (RoE: -0.18%; PER: -643.66x; EPS: -1.13; PBV: 1.22x; Beta: 2.23).

Wijaya Karya (WIKA)

Pergerakan harga saham WIKA telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham WIKA adalah akumulasi beli pada area level Rp 2.000 – Rp 2.100, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.200, Rp 2.400 dan Rp 2.600. Support ada di Rp 2.000 dan Rp 1.955. Saham WIKA ditutup di Rp 1.215. (RoE: 0.41%; PER: 282.26x; EPS: 7.44; PBV: 1.16x; Beta: 2.49). 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Saham Akan Naik atau Turun

Inti dari trading saham adalah bahwa kita harus tahu ciri-ciri apakah saham akan naik atau turun. Bagaimana cara mengetahui saham akan naik atau turun? Pada kesempatan ini kami akan berbagi tentang hal tersebut. buy , sell atau hold ? Tanda Saham Anda Akan Naik Sebenarnya ada banyak formasi yang terdapat dalam candlestick, namun kali ini kita akan membahas pola dalam candlestick yang menunjukan jika saham anda akan naik. so happy reading ,. Bullish Engulfing Bullish Engulfing berasal dari bahasa Inggris yang berarti memeluk, pola ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola pembalikan atau reversal dari down trend dengan dua warna  yang berbeda pada body candlelistiknya yang solit. Contonya seperti di bawah ini : Dalam menentukan pola bullish engulfing, Kita harus memperhatikan sebuah pola  kecenderungan untuk down trend yang sedang berlangsung. Biasanya pada dasar pola tersebut terdapat candle merah yang terbentuk terlebih dahulu, Namun kemudian keesokan ha

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

FTSE GLOBAL EQUITY INDEX SERIES ASIA PACIFIC EX JAPAN EX CHINA SEPTEMBER 2021 SEMI-ANNUAL REVIEW

FTSE GLOBAL EQUITY INDEX SERIES ASIA PACIFIC EX JAPAN EX CHINA SEPTEMBER 2021 SEMI-ANNUAL REVIEW The changes will be effective after the close of business on Friday, 17 September 2021 (i.e. on Monday, 20 September 2021) INDONESIA • Large Cap Inclusions : BRIS (Small to Large) Exclusions : SMGR (Large to Mid) • Mid Cap Inclusions : SMGR (Large to Mid) Exclusions : - • Small Cap Inclusions : AGRO, BFIN (Add to Small) Exclusions : BWPT (Delete from Small/Fail Invt Mkt Cap), BRIS (Small to Large) • Micro Cap Inclusions : INAF, DMAS, SSMS, TSPC, SMBR, ARNA, DSNG, AGII, MSIN, KIJA, UFOE, BWPT, PZZA, DILD, AISA, CFIN (Micro Cap Addition) Exclusions : HRUM, LINK, ERAA (Micro Cap DELETION), IMAS, GMFI, WMUU, PTRO, WEGE, PPRE, TOTL, MBSS, JSKY (Micro Cap DELETION /Fail Microcap invcap) • FTSE All-World (LM) Inclusions : BRIS Exclusions : - • FTSE All-Cap (LMS) Inclusions : AGRO, BFIN Exclusions : BWPT • FTSE Total-Cap (LMSĀµ) Inclusions : AGRO, BFIN, INAF, DMAS, SSMS, TSPC, SMBR, ARNA, DSNG, AGII