Langsung ke konten utama

[KAEF dan INAF] Kimia Farma dan Indofarma Komitmen Wujudkan Healthcare Ecosystem


Kementerian Badan Usaha Milik Negara telah menunjuk Bio Farma sebagai perusahaan induk (holding) bagi perusahaan negara dalam bidang Farmasi dengan beranggotakan PT Kimia Farma Tbk, dan PT Indofarma Tbk, berkomitmen untuk mewujudkan Healthcare Ecosystem berbasis digital yang terintegrasi di Indonesia. Dalam mewujudkan ecosystem ini diperlukan suatu transformasi ke arah digital dan juga kolaborasi dengan seluruh penyedia rantai nilai (value chain) healthcare.

Oleh karena itu, PT Bio Farma (Persero) bersama PT Telkom Indonesia, PT Pertamina Bina Medika IHC (PBM), dan PT Asuransi Jiwa Health Indonesia (Mandiri InHealth), menyepakati rencana kerja sama dalam Nota Kesepahaman (MoU) untuk mensinergikan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan. Dalam Nota Kesepahaman ini, perusahaan tersebut menyetujui untuk bekerjasama dalam inisiatif berikut, Komersialisasi sistem distribusi produk farmasi, Penggunaan Innovation Framework untuk digital antara Bio Farma dengan PT Telkom, Rencana bisnis Preventive Care antara Bio Farma dengan PBM IHC dan Mandiri Health, Rencana bisnis Rebranding Kimia Farma Store (Smart Retail) antara Bio Farma dengan TELKOM, dan MANDIRI INHEALTH dan, Rencana bisnis Program Rujukan dan Rujuk Balik antara BIO FARMA, TELKOM, PBM IHC dan MANDIRI INHEALTH.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Digital Healthcare Bio Farma (Soleh Ayubi), Direktur Enterprise & Business Service Telkom (Edi Witjara), Direktur Transformasi Bisnis (Antonius Rainier Haryanto), dan Direktur Utama Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Budi Tua Arifin Tampubolon). Penandatanganan ini dilaksanakan pada Kamis 11 Februari 2021 di Bio Farma, dengan disaksikan oleh Komisaris Utama Bio Farma (Farid Wajdji Husein), dan Direktur Utama Bio Farma (Honesti Basyir).

Direktur Digital Healthcare Bio Farma (Soleh Ayubi) pun mengatakan untuk membentuk healthcare ecosystem yang terintegrasi secara digital setidaknya diperlukan dua aspek utama yaitu penerapan teknologi, dan pembentukan ekosistem baik secara legal maupun secara business.

Lanjutnya, "Inti dari healthcare adalah menyediakan produk dan memberikan layanan kesehatan kepada pasien secara lengkap serta terintegrasi dengan teknologi, sesuai dengan ekspektasi mereka. Memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia dengan jumlah penduduk yang relatif besar, diperlukan suatu penerapan teknologi digital dimulai dari rumah sakit, apotek, distribusi, finance, Insurance dan perusahaan farmasi terintegrasi dengan teknologi digital. Dengan demikian, tahap awal Holding BUMN Farmasi akan membuat layanan - layanan dasar healthcare berbasis teknologi," ucap Soleh Ayubi.

Dalam penandatanganan MoU antar perusahaan memiliki peran-peran penting, yaitu: Bio Farma Holding BUMN Farmasi sebagai prinsipal, pemilik sistem, dan penyedia jejaring retail; Mandiri Inhealth sebagai penyedia asuransi kesehatan; Telkom sebagai penyedia teknologi dan platform; dan IHC sebagai penyedia jejaring rumah sakit. Bentuk kolaborasi ini merupakan salah satu bentuk pendekatan untuk membuat healthcare ecosystem di Indonesia secara .end- to-end..

"Kolaborasi inilah yang harus dilakukan secara bersama - sama untuk membentuk suatu ekosistem yang solid demi membentuk healthcare di Indonesia agar cita - cita dalam membentuk masyarakat Indonesia menjadi sehat secara paripurna dapat terwujud until Everyone is Well," tutup Soleh Ayub. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Analisa Saham ISAT, SMRA dan ADRO | 24 Februari 2021

PT. Indosat Tbk (ISAT) Pergerakan ISAT memperlihatkan pulled back bearish trendline dan berpotensi membentuk symmetrical triangle. Indikator stochastic terkonsolidasi dengan MACD yang terpantau overvalued saat ini. Potensi terkoreksi jangka pendek menguji support MA20 dan lower bollinger bands.  Rekomendasi: Sell on strength Support: Rp 5.550 Resistance: Rp 5.775 Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Pergerakan SMRA ditutup melemah membentuk pola candle bearish engulfing. Dengan volume transaksi yang relatif sepi jika dibandingkan dengan rata-rata perdagangan 5 hari. Indikator stochastic juga nampak berada pada areal overbought serta terjadi death cross yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan. Rekomendasi: Sell on strength Support: Rp 850 Resistance: Rp 900 Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Pergerakan ADRO saat ini membentuk spinning top candlestick di mana akan ada tekanan koreksi jangka pendek. Indikator stochastic uptren