Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASII, EXCL, ICBP dan DOID oleh MNC Sekuritas | 19 Maret 2021


MNC Daily Scope Wave

19 Maret 2021

IHSG ditutup menguat sebesar 1,1% ke level 6,347 pada perdagangan kemarin (18/3). Kami perkirakan, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya namun cenderung terbatas untuk menguji level 6,370-6,380. Selama IHSG belum mampu menembus resistance 6,400 dan 6,505 secara agresif, maka kami memperkirakan IHSG masih rawan terkoreksi. Area koreksi IHSG terdekat berada pada area 6,000-6,150.

Support: 6,160, 6,090

Resistance: 6,400, 6,505

ASII - Buy on Weakness (5,725)

Pada perdagangan kemarin (18/3), ASII ditutup menguat 2,7% ke level 5,725 diiringi dengan tekanan beli yang cukup besar. Kami perkirakan, saat ini ASII sedang berada di awal wave [iii] dari wave C atau awal wave [c] dari wave B pada skenario merah. Hal tersebut berarti, ASII masih berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 5,500-5,700

Target Price: 6,000, 6,300

Stoploss: below 5,400

EXCL - Buy on Weakness (2,210)

Kemarin (18/3), EXCL ditutup flat di level 2,210. Posisi EXCL saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 1 dari wave (C). Hal tersebut berarti, selama EXCL tidak terkoreksi ke bawah 2,120, maka EXCL masih berpeluang kembali menguat.

Buy on Weakness: 2,160-2,200

Target Price: 2,400, 2,550

Stoploss: below 2,120

ICBP - Buy on Weakness (8,700)

ICBP ditutup menguat 0,9% ke level 8,700 dengan tekanan beli yang mulai membesar. Saat ini kami perkirakan ICBP sedang berada di akhir wave [i], meskipun ICBP terkoreksi namun relatif terbatas untuk membentuk wave [ii]. Hal tersebut dapat dipergunakan untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 8,450-8,650

Target Price: 8,800, 9,200

Stoploss: below 8,300

DOID - Sell on Strength (414)

DOID bergerak menguat cukup signifikan sebesar 11,3% dan ditutup di level 414. DOID sudah pernah kami rekomendasikan pada 3/3 lalu dan telah mengenai target. Saat ini, posisi DOID diperkirakan sudah berada di akhir wave (v) dari wave [c] dari wave B, sehingga DOID rawan terkoreksi dengan level koreksi terdekat berada pada area 370 dan 320.

Sell on Strength: 414-426

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.