Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham INTP, LSIP, ADRO dan BBCA oleh MNC Sekuritas | 4 Maret 2021


MNC Daily Scope Wave

4 Maret 2021

Kemarin (3/3), IHSG ditutup menguat 0,3% ke level 6,376. Kami masih memperkirakan terdapat dua skenario pada IHSG, selama IHSG belum mampu menembus resistance 6,505, maka penguatan IHSG akan relatif terbatas hanya untuk membentuk wave [y] dari wave B ke area 6,400-6,500. Namun, apabila IHSG berhasil menguat dengan agresif dan menembus 6,505, maka skenario merah akan berlaku, dimana IHSG akan membentuk wave 3 dari wave (5). Tetap waspadai support 6,173, bila IHSG terkoreksi ke bawah level tersebut, maka kami perkirakan IHSG sudah terkonfirmasi menyelesaikan wave B. Hal tersebut berarti, IHSG akan rawan terkoreksi ke area 6,000-6,100 terlebih dahulu.

Support: 6,173, 6,069

Resistance: 6,505, 6,600

INTP - Buy on Weakness (13,350)

Pada perdagangan kemarin (3/3), INTP ditutup terkoreksi 2,7% di level 13,400 diiringi dengan tekanan jual yang cukup besar. Selama INTP tidak terkoreksi melebihi 12,300, maka saat ini posisi INTP kami perkirakan sedang berada di awal wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti, INTP berpeluang berbalik arah dan menguat.

Buy on Weakness: 12,800-13,400

Target Price: 14,250, 15,500

Stoploss: below 12,300

LSIP - Buy on Weakness (1,325)

LSIP terkoreksi 1,1% ke level 1,325 pada perdagangan kemarin. Apabila pergerakan LSIP selanjutnya menembus level 1,315, maka kami perkirakan skenario pola triangle LSIP akan berlaku. Hal tersebut berarti, LSIP akan membentuk wave E dari wave (4) dan berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 1,280-1,325

Target Price: 1,450, 1,550

Stoploss: below 1,255

ADRO - Buy on Weakness (1,185)

Kemarin (3/3), ADRO ditutup terkoreksi tipis ke level 1,185. Selama tidak menembus support di 1,150, maka pergerakan ADRO saat ini sedang berada di awal wave (iii). Hal tersebut berarti, ADRO berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 1,170-1,185

Target Price: 1,320, 1,430

Stoploss: below 1,150

BBCA - Sell on Strength (35,000)

BBCA ditutup terkoreksi tipis 0,2% ke level 35,000. Selama BBCA belum mampu menembus resistance di 36,900, maka kami perkirakan penguatan BBCA akan cenderung terbatas untuk membentuk wave [b] dari wave 4 dan masih rawan untuk terkoreksi. Adapun rentang koreksi BBCA berada pada area 31,000-34,500 dan koreksi ini akan lebih terkonfirmasi bila BBCA terkoreksi ke bawah 32,975.

Sell on Strength: 35,200-36,000

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.