google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham ITMG, TINS dan TCPI | 21 April 2021 Langsung ke konten utama

Analisa Saham ITMG, TINS dan TCPI | 21 April 2021

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)


ITMG sedang berada di awal wave (iii) dari wave [iii] dari wave 5. Dimana hal ini berarti, ITMG masih berpeluang untuk menguat kembali, meskipun MACD terlihat sideways namun dari sisi stochastic menunjukkan tanda-tanda penguatan lanjutan.

Rekomendasi: Beli

Support: Rp 11.425

Resistance: Rp 13.200

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

PT Timah Tbk (TINS)


TINS pada perdagangan kemarin ditutup sideways nampak sedang menguji resistance MA20 menunggu konfirmasi potensi terjadinya teknikal rebound apabila MA20 tertembus. TINS diperdagangkan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Indikator stochastic masih di areal pertengahan pada level 60. TINS juga masih nampak menguji middle band masih menanti tanda-tanda menguji resistance upper band. TINS pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat pada range pergerakan 1.550-1.630 apabila MA20 tertembus.

Rekomendasi: Buy on breakout

Support: Rp 1.550

Resistance: Rp 1.630

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas 

PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)


Muncul bearish engulfing pattern candle dengan RSI melemah namun stochastic oversold dan volume perdagangan meningkat.  Menguji area lower BB untuk area rebound.

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 6.600

Resistance: Rp 7.725

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...