Langsung ke konten utama

DMMX, ANAK USAHA NFCX DAN MCAS GROUP TEKEN PERJANJIAN DIGITALISASI KIOS WARGA


PT Digital Mediatama Maxima Tbk (IDX: DMMX), anak usaha PT NFC Indonesia Tbk ("NFCX"), Grup PT M Cash Integrasi Tbk (IDX: MCAS atau .MCAS Group.) mengumumkan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Jaring Sistema Semesta yang bertindak selaku konsolidator bisnis warung ritel Kios Warga. Kios Warga merupakan program usaha dan gagasan dari PT Taspen Persero (Taspen) yang mengelola Dana Pensiun Aparatur Sipil Negara di Indonesia, berkolaborasi dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (IDX: BBRI atau .BRI.).

Digitalisasi Kios Warga didesain untuk membantu Pensiunan dan Aparatur Sipil Negara menyiapkan masa transisi sebelum pensiun untuk menjadi usahawan di bidang Ritel, Produk Digital dan E-commerce dengan platform end-to-end Ekosistem Retail Digital (ordering, penjualan, pelaporan, layout, planograming, inventori, pengiriman, promosi dan cloud advertising, layanan laku pandai, remittance).

Saat ini Kios Warga sudah tersebar di seluruh Indonesia dengan total sebanyak 267 Kios Warga yang telah beroperasi. Taspen dan BRI menargetkan pertumbuhan Kios Warga sebanyak 100.000 ++ Kios dalam waktu 3 tahun. Dalam program ini BRI juga menyediakan Pinjaman Mikro bagi para Pensiunan dan Aparatur Sipil Negara yang menjadi usahawan Digital UMKM Kios Warga.

Kerja sama Digitalisasi Kios Warga dengan DMMX dalam penerapan Infrastruktur Digital Cloud dan Platform Digital Trade Marketing pada Kios Warga akan menjadi tambahan usaha dan pendapatan bagi para usahawan Kios Warga dengan menjual produk digital seperti pulsa, top up data, token listrik juga penyediaan layanan pembayaran air dan listrik. Untuk menjalankan ekosistem digital di dalam Kios Warga, DMMX melakukan implementasi Digital Cloud Advertising melalui pemasangan TV digital di beberapa lokasi Kios Warga yang premium untuk dapat membawa brand lebih dekat lagi dengan toko dan konsumennya.

Budiasto Kusuma, Direktur Utama DMMX, mengatakan, "DMMX digital trade marketing platform membantu usahawan Kios Warga menambah pendapatan melalui penjualan varian produk digital dan layanan transaksi pembayaran dengan model bisnis berbagi pendapatan yang sangat menguntungkan. DMMX juga memberikan tambahan keuntungan melalui implementasi Digital Cloud Advertising Platform yang menayangkan iklan promosi secara real time dan dinamis dari perusahaan consumer good pada Kios Warga."

"Perjanjian Kerja Sama ini, merupakan ekpansi yang luar biasa dari jaringan digital marketing dan advertising bagi DMMX. Ke depannya, kami akan terus melakukan kolaborasi dan sinergi guna memperluas fungsi Digital Platform di dalam Kios Warga secara berkesinambungan. Kami berharap Digitalisasi UMKM Kios Warga dapat menjadi penggerak peningkatan perekonomian Indonesia yang lebih maju dan unggul dengan model bisnis digital UMKM," tambah Budi.

Tambos Hutabarat, SPV Layanan dan Pemasaran Taspen, menambahkan "Kios Warga merupakan inisiatif Taspen dalam mendorong serta memberikan dukungan bagi Aparatur Sipil Negara untuk mempersiapkan masa pensiun dengan menjadi usahawan UMKM Kios Warga agar tetap dapat berkarya, berkontribusi bagi masyarakat dan komunitas di sekitarnya serta mendapatkan penambahan pendapatan. DMMX akan memberikan nilai tambah dalam membangun jaringan Digital Kios Warga yang semakin bertumbuh dan berkembang menjadi trend setter digitalisasi UMKM di Indonesia."

Aestika Oryza Gunarto, Corporate Secretary BRI, mengungkapkan, "Perseroan akan terus berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan UMKM di Indonesia, terutama di tengah pandemi yang masih berlangsung. Perseroan menyadari pentingnya industri UMKM bagi perekonomian Indonesia dan akan terus memainkan peran sebagai lembaga keuangan yang mendukung permulaan dan pertumbuhan UMKM digital ini. Dengan menyediakan fasilitas pembiayaan mikro dan sistem pembayaran untuk program digitalisasi Kios Warga, BRI dapat mendukung pemberdayaan usaha kecil dan memanfaatkan momentum pertumbuhan," ujar Aestika.

Fajar Rio Krisworo, Pemilik Kios Warga ARMart memberikan testimoni, "Kios Warga merupakan program yang sangat baik untuk para pensiunan dan para ASN untuk mendapatkan penghasilan sebagai usahawan dengan resiko yang sangat kecil dan mudah dijalankan. Kios Warga dirancang dengan mengkombinasikan penataan layout racking, pemilihan produk sesuai yang dengan kategorinya dan digital platform sehinggga dapat memudahkan operasianal sehari-hari menjadi lebih nyaman, aman, dan memberikan lebih banyak pilihan produk dan layanan digital yang dapat di jual, sehingga Kios Warga dapat bersaing dengan Modern Retail yang ada di Indonesia dan lebih unggul dari warung-warung yang sudah ada saat ini."

Kerja sama ini akan mendorong pertumbuhan DMMX dengan total Jumlah Pensiunan dan Aparatur Sipil Negara (ASN Aktif) di Indonesia yang mencapai lebih dari 6,7 juta orang, serta dukungan pengenalan Kios Warga melalui seluruh kantor cabang Taspen dan BRI yang tersebar di seluruh Indonesia, yang mana menjadikan inisiatif Kios Warga memiliki potensi yang sangat besar.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.

Analisa Saham SOCI, JSMR dan SIMP | 15 Oktober 2021

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) Menguat meninggalkan demand zone pada area 178-191. SOCI mengakhiri fase konsolidasi menuju penguatan. Selama harga bertahan di atas demand zone, SOCI berpotensi menguat. Pada Kamis (14/10), SOCI ditutup menguat 0,99% ke Rp 204 per saham.  Rekomendasi: Speculative buy Support: Rp 191 Resistance: Rp 244 William Hartanto, Panin Sekuritas PT Jasa Marga Tbk (JSMR) JSMR bergerak menguat terbatas dan membentuk pola candle shooting star. JSMR ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif ramai. Volatilitas kian meningkat dengan ditunjukkan dengan melebarnya Band pada indikator bollinger band.  Dalam jangka menengah JSMR nampak bergerak pada trend bullish yang ditunjukkan dengan terjadinya Breakout pada MA50, ada potensi mengalami penguatan lanjutan secara jangka menengah.  Namun secara jangka pendek, indikator stochastic sudah berada di areal overbought dan berpotensi terjadi death cross, indikasi adanya potensi profit taking yang mana di dukung dengan candle