Langsung ke konten utama

TELKOM WUJUDKAN AKSI PEDULI INDIHOME UNTUK NUSA TENGGARA TIMUR


Bencana alam yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu yang lalu menggerakkan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) untuk meringankan beban saudara sebangsa di NTT dalam bentuk aksi peduli "IndiHome untuk NTT".

Yang berbeda pada aksi peduli kali ini, IndiHome mengajak masyarakat luas di seluruh Indonesia untuk terlibat dalam aksi sosial. Bukan dalam bentuk donasi materi seperti donasi pada umumnya, melainkan ajakan aksi peduli lewat postingan di media sosial berdasarkan unduhan template frame donasi yang kemudian dikonversi dalam bentuk rupiah oleh IndiHome.

Masyarakat dapat mengunduh template frame donasi melalui landing page www.indihome.co.id/untukntt. Kemudian unggah frame dari twibbon tersebut di media sosial dengan menyertakan hashtag #IndiHomeUntukNTT dan #BerkahTanpaBatas. Jangan lupa untuk menandai akun @IndiHome dan mention minimal lima (5) teman yang aktif di media sosial untuk terlibat dalam aksi peduli IndiHome untuk NTT.

Program donasi melalui unggahan template frame tersebut sudah berjalan sejak 12 Mei 2021 dan akan ditutup sampai dengan 29 Mei 2021. Hingga saat ini ini, lebih dari 12.000 template frame telah diunduh dan disebarkan melalui media sosial.

E. Kurniawan, Vice President Marketing Management Telkom, mengatakan bahwa setiap unggahan akan dikonversi dalam bentuk uang senilai Rp25.000 berdasarkan unduhan template frame dari twibbon dan yang diposting di media sosial.

"Jumlah donasi IndiHome untuk NTT ditargetkan minimal Rp500 juta yang akan kami berikan kepada korban bencana alam di NTT. Harapannya bantuan dari IndiHome dapat meringankan beban saudara kita yang terkena bencana alam di Nusa Tenggara Timur," jelas E. Kurniawan.

E. Kurniawan melanjutkan, IndiHome juga membuka kesempatan berdonasi bagi pelanggan melalui penukaran poin di aplikasi myIndiHome. Di mana 1.000 poin setara dengan donasi Rp10.000. Pelanggan dapat mengakses aplikasi myIndiHome kemudian pilih "IndiHome Peduli Bencana Nasional 10.000" pada section "Penawaran Unggulan" di menu poin myIndiHome. Penukaran poin untuk donasi untuk NTT akan dibuka sampai 29 Mei 2021.

Tak hanya itu, puncak rangkaian aksi peduli "IndiHome untuk NTT" akan diisi dengan program "IndiHome Berbagi Berkah Syiar & Syair untuk NTT". Yaitu, program kombinasi antara pengajian umum dengan pagelaran hiburan seni secara daring pada 3 Juni 2021 di Youtube Channel IndiHome dan Instagram Live @IndiHome. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham ANTM | 12 Janauari 2022

Setelah gagal bertahan diatas support minor 2220 (garis hitam), ANTM juga gagal bertahan diatas support konsolidasi panjangnya di 2130 (garis merah). Kedepannya, selama saham ini tidak mampu bertahan dan berkonsolidasi diatas area support konsolidasinya, maka segala kenaikan saham ini hanyalah technical rebound dalam tren turun. Target penurunan ANTM selanjutnya berada di 1830 dengan minor target 1970. Harga yang sudah berada dibawah rangkaian moving averagenya menunjukan saham ini berada dalam tren penurunan jangka menengah – panjang. Trading plan : Sell on strength area support konsolidasi. Hindari saham ini sementara waktu. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Analisa Saham BRIS | 13 Januari 2022

BRIS melemah di bawah support penting 1700. Penembusan support ini membuat BRIS membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan bahwa BRIS berisiko terus melemah menuju kisaran 1000-1300. Rekomendasi: Hindari. Sell bagi yang masih punya. Target penurunan 1000-1300 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham FREN | 11 Januari 2022

FREN berkonsolidasi tertahan di area support kuatnya di 81 – 83 (box merah). Hati-hati jika kedepannya saham ini tidak mampu bertahan diatas area tersebut (box merah), maka secara teknikal FREN akan melanjutkan penurunannya menuju 60 dengan minor target 74. Harga yang sudah berada dibawah rangkaian moving averagenya menunjukan saham ini berada dalam tren penurunan jangka menengah – panjang. Trading plan : Sell on strength. Hindari saham ini sementara waktu. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online