Langsung ke konten utama

PT MNC Kapital Indonesia Tbk Incar Cuan di Q4-2021


Salah satu anak usaha dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) di bawah naungan MNC Group yang bergerak dalam industri reksa dana yaitu MNC Asset Management (MNC AM), kembali menggelar webinar market update untuk periode kuartal IV-2021. Pada market outlook kali ini, tema yang diangkat yaitu "Mampukah Indonesia Bertahan di Tengah Gempuran Covid-19?"

Tema tersebut diangkat lantaran menjelang akhir kuartal III-2021, Indonesia kembali dilanda gelombang pandemi Covid-19 dengan munculnya varian baru. Menyikapi hal itu, pemerintah pun telah mengambil kebijakan dengan memberlakukan PPKM, mulai dari PPKM darurat hingga PPKM dengan level tertentu, seperti level 1, 2, 3 dan 4.

Dengan adanya kebijakan PPKM tersebut tentunya mempengaruhi proyeksi pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah pada awal tahun. Tak hanya itu, beberapa sektor juga terdampak akibat PPKM yang masih diterapkan hingga kini.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah menggenjot percepatan vaksinasi guna mencapai herd immunity nasional sedini mungkin guna mengantisipasi varian baru dari Covid-19 yang terus bermunculan.

Dengan adanya sentimen tersebut, tentu saja akan mengubah kondisi market di kuartal akhir 2021. Dimas Aditia Ariadi selaku CMO MNC AM menuturkan, "Saat ini indikasi kasus Covid-19 kembali meningkat di beberapa negara Eropa, Asia serta USA. Di samping itu, masih diterapkannya PPKM di Indonesia membuat indikasi proyeksi market akan ada perubahan."

Menurut Dimas, dengan ketidakpastian tersebut sangat tepat agar para investor memahami kondisi market terkini dan proyeksi terbaru pada kuartal IV-2021. Oleh karena itu MNC AM menggelar webinar market outlook ini agar para investor memiliki view terbaru dari kondisi terkini.

Hadir memberikan paparan dan inspirasi investasi ialah Direktur Utama MNC Asset Management Frery Kojongian, Direktur MNC AM Edwin Sebayang, CMO MNC AM Dimas Aditia Ariadi, Head of Investment Ipan Samuel, dan Fixed Income Fund Manager Muhamad Sugiarto.

Webinar ini gratis dan setiap peserta akan mendapatkan free e-certificate. Adapun pendaftarannya melalui link https://bit.ly/webinarmarketupdatemncam. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Saham Akan Naik atau Turun

Inti dari trading saham adalah bahwa kita harus tahu ciri-ciri apakah saham akan naik atau turun. Bagaimana cara mengetahui saham akan naik atau turun? Pada kesempatan ini kami akan berbagi tentang hal tersebut. buy , sell atau hold ? Tanda Saham Anda Akan Naik Sebenarnya ada banyak formasi yang terdapat dalam candlestick, namun kali ini kita akan membahas pola dalam candlestick yang menunjukan jika saham anda akan naik. so happy reading ,. Bullish Engulfing Bullish Engulfing berasal dari bahasa Inggris yang berarti memeluk, pola ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola pembalikan atau reversal dari down trend dengan dua warna  yang berbeda pada body candlelistiknya yang solit. Contonya seperti di bawah ini : Dalam menentukan pola bullish engulfing, Kita harus memperhatikan sebuah pola  kecenderungan untuk down trend yang sedang berlangsung. Biasanya pada dasar pola tersebut terdapat candle merah yang terbentuk terlebih dahulu, Namun kemudian keesokan ha

PT Hexindo Adiperkasa Tbk Bayar Dividen Tanggal 21 Oktober 2021

PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) bakal membayarakan dividen pada tanggal 21 Oktober 2021. Demikian disampaikan Manajemen HEXA, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/9). Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa pemegang saham melalui RUPS belum lama ini telah menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021, yaitu sebesar USD20.477.788 atau sebesar 80 % dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021, dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham Perseroan sehingga setiap saham akan memperoleh dividen tunai sebesar USD0,024378. Adapun disa laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021 sebesar USD5.119.447 dibukukan sebagai laba ditahan. "Dalam RUPS Menyetujui tambahan dividen tunai dari saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar USD0,059524 per saham yang akan dibayarkan atas 840.000.000 saham atau seluruhnya sebesar USD50.000.000 d

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP