Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 10 Agustus 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Aug 10, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P turun dari level rekor karena saham energi turun

S&P 500 merosot pada hari Senin, karena kekhawatiran permintaan bahan bakar selama pandemi yang bangkit kembali mengirim saham energi lebih rendah tetapi kenaikan imbal hasil Treasury AS mengangkat saham keuangan, menjaga indeks acuan Wall Street mendekati level rekor.

Dow Jones turun 106,66 poin atau 0,3% menjadi 35.101,85. S&P 500 kehilangan 4,17 poin atau 0,09% menjadi 4.432,35. Nasdaq menambahkan 24,42 poin atau 0,16% menjadi 14.860,18.

Saham energi adalah yang berkinerja terburuk dari 11 sektor S&P utama, turun 1,48% bersama dengan harga minyak mentah karena meningkatnya kasus virus corona dan potensi pembatasan, terutama di China, meningkatkan kekhawatiran tentang prospek permintaan bahan bakar. China melaporkan lebih banyak infeksi COVID-19, sementara kasus dan rawat inap AS berada pada level tertinggi enam bulan ketika varian Delta menyebar. Saham keuangan naik, didukung oleh kenaikan imbal hasil Treasury AS 10-tahun kembali di atas 1,30% ke level tertinggi sejak 16 Juli karena laporan lowongan pekerjaan menunjukkan bukti lebih lanjut dari pasar tenaga kerja yang membaik.

Eropa

Defensif, saham teknologi mendorong bursa Eropa untuk mencatat penutupan

Bursa Eropa mencapai rekor tertinggi setelah kenaikan perawatan kesehatan, utilitas dan teknologi melebihi penurunan yang dipicu oleh penurunan harga komoditas sebelumnya pada hari Senin.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,2% ke penutupan tertinggi 470,68 poin.

Saham teknologi naik 0,5%, dipimpin oleh lonjakan 4,5% di perusahaan pengiriman makanan Inggris Deliveroo setelah Delivery Hero Jerman mengambil 5,09% saham di dalamnya. Perusahaan minyak utama Royal Dutch Shell, BP dan TotalEnergies masing-masing tergelincir sekitar 1% karena harga minyak mentah turun lebih dari 2,5% di tengah kekhawatiran bahwa pembatasan yang dipimpin pandemi di Asia, khususnya China, akan mengurangi permintaan bahan bakar. Penambang juga jatuh karena harga logam yang lebih lemah setelah data menunjukkan pertumbuhan ekspor China secara tak terduga melambat pada bulan Juli.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Trader Sukses Belvin VVIP, Raup Keuntungan Miliar per Bulan

Belvin VVIP dikenal sebagai seorang influencer saham yang bisa meraup cuan miliar rupiah setiap bulannya. Namun, siapa sebenarnya sosok Belvin ini? Pria kelahiran dengan nama asli Belvin Tannadi ini sudah sangat tak asing bagi para investor saham Indonesia. Melalui akun Instagram miliknya, Belvin kerap membagikan ilmu-ilmu seputar dunia investasi dan saham-saham apa saja yang tengah menjadi incarannya. Sebagai seorang investor, khususnya trader, ia pun cermat menganalisis saham-saham mana yang memiliki potensi untuk naik. Belvin membagikan pengetahuannya terkait investasi saham melalui dua buku, yakni “Ilmu Saham: Powerful Candlestick Pattern (2020)” dan “Ilmu Saham: Pengenalan Analisis Teknikal (2020)”. Di balik kesuksesannya sekarang, ternyata Belvin memiliki perjuangan yang panjang menggeluti dunia investasi saham. Belvin VVIP mengawali kiprahnya di dunia saham dari tahun 2014 dengan hanya bermodalkan uang sebesar Rp12 juta saja. Ia pertama kali mengenal investasi saham sejak duduk

SAHAMNYA MASUK KATEGORI UMA, INI JAWABAN MANAJEMEN IPTV.

Manajemen PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Hal itu salah satu jawaban Manajemen IPTV kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Jawaban itu seiring dengan tengah di pantaunya pergerakan saham IPTV oleg BEI lantaran terjadi penurunan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Terkait saham IPTV masuk kategori UMA, Corporate Secretary IPTV, Muharzil Hasril mengaku, sampai dengan saat ini informasi yang sebelumnya telah diumumkan ke publik adalah mengenai pengalihan kepemilikan Perseroan pada PT MNC OTT Network kepada MSIN melalui mekanisme peralihan saham setelah dipenuhinya seluruh persyaratan dibutuhkan sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundang - undangan yang berlaku. "Sampai dengan saat ini, tidak ada informasi material yang belum disampaikan ke publik. Perseroan tidak mengetahui adanya informasi menya

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online