Langsung ke konten utama

PT Bumi Resources Tbk Raih 2 Penghargaan Wajib Pajak


PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) sebagai Produsen Batubara Terbesar di Indonesia kembali meraih penghargaan melalui unit usaha PT Kaltim Prima Coal (.KPC.) dalam Subroto Award 2021 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Kali ini meraih dua penghargaan sekaligus, yakni dalam bidang Wajib Pajak dengan Kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar untuk PKP2B dan Efisiensi Energi.

Dua penghargaan ini telah diterima KPC pada acara virtual penganugerahan Subroto Award, Selasa (28/9/2021). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif dan diterima oleh Chief Executive Officer (CEO) Ido Hotna Hutabarat.

Penghargaan Subroto tahun 2021 merupakan penghargaan kali ke empat sejak diadakan pada tahun 2017. Penghargaan ini merupakan yang tertinggi di bidang energi dan sumber daya mineral, yang diberikan kepada perusahaan dengan kinerja terbaik di sektor tersebut. Penghargaan Subroto sekaligus digelar dalam rangka menyambut Hari Pertambangan dan Energi ke 76, tahun 2021, selain sebagai bentuk penghormatan terhadap Profesor Subroto, Menteri ESDM tahun 1978-1988. Profesor Subroto dianggarap sebagai guru dan peletak dasar pengembangan energi dan mineral di Indonesia.

Presiden Direktur BUMI, Bapak Adika Nuraga Bakrie menyampaikan, "penghargaan ini merupakan bukti bahwa grup BUMI selalu patuh membayar PNBP kepada negara dan memiliki komitmen tinggi terhadap efisiensi energi. BUMI adalah penyumbang terbesar ke kas Negara . dalam hal royalti dan devisa hasil ekspor, serta termasuk dalam pembayar pajak terbesar di Indonesia.

Perseroan juga berfokus dalam memanfaatkan penggunaan berbagai produk domestik. Terima kasih kepada Menteri ESDM atas penghargaan Subroto Award tahun 2021 yang dianugerahkan kepada KPC sebagai pemenang, serta apresisasi yang tinggi atas dukungan Pemerintah Daerah dan masyarakat, khususnya Kabupaten Kutai Timur. Pencapaian ini sejalan dengan sasaran strategis Perseroan agar terus menjaga kinerja usaha, dan tumbuh berkelanjutan di tengah tantangan berat akibat pandemi COVID-19".

Menteri ESDM Arifin Tasrif pada kesempatan penganugerahan penghargaan Subroto mengutarakan kontribusi sektor ESDM dalam pembangunan nasional. "Dari tahun ke tahun, sektor ESDM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Besarnya kontribusi sektor ESDM ditunjukkan pada penerimaan Negara hingga Juli 2021 yang mencapai Rp 141 triliun. Angka penerimaan ini lebih tinggi 103 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," kata Tasrif.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.