google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BMRI, PTBA, LPKR dan MIKA oleh MNC Sekuritas | 4 Oktober 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BMRI, PTBA, LPKR dan MIKA oleh MNC Sekuritas | 4 Oktober 2021


MNC Daily Scope Wave

4 Oktober 2021


IHSG ditutup terkoreksi 0,9% ke level 6,228 pada perdagangan Jumat kemarin (1/10). Kami memperkirakan, koreksi yang terjadi pada IHSG merupakan akhir dari wave [iv] dari wave A dari wave (Y), sehingga koreksi IHSG akan relatif terbatas untuk menguji area 6,180. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,086, maka kami perkirakan IHSG berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave [v] dari wave A dengan target terdekat di 6,300.

Support: 6,086, 5,996

Resistance: 6,356, 6,394


BMRI - Buy on Weakness (6,100)

Pada perdagangan Jumat kemarin (1/10), BMRI ditutup terkoreksi 0,8% ke 6,100, penguatan BMRI pun kemarin tertahan oleh MA200-nya. Kami memperkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C. Skenario ini akan berjalan, bila BMRI tidak terkoreksi ke bawah 5,900 dan mampu break 6,350.

Buy on Weakness: 6,000-6,100

Target Price: 6,350, 6,750

Stoploss: below 5,900


PTBA - Buy on Weakness (2,720)

PTBA ditutup terkoreksi 1,4% ke level 2,720 pada perdagangan Jumat kemarin (3/10), pergerakan PTBA juga diiringi dengan munculnya tekanan jual. Posisi PTBA saat ini, kami perkirakan sedang berada di awal wave 4 dari wave (3), sehingga PTBA masih rawan terkoreksi kembali. Manfaatkan, koreksi ini untuk BoW selama PTBA masih bergerak di atas 2,560.

Buy on Weakness: 2,600-2,720

Target Price: 2,810, 2,900

Stoploss: below 2,560


LPKR - Buy on Weakness (154)

LPKR ditutup menguat 0,7% ke level 154 pada perdagangan akhir pekan kemarin (1/10). Kami memperkirakan, selama LPKR masih bergerak di atas 146 sebagai supportnya, maka saat ini posisi LPKR sedang berada pada bagian dari wave [v].

Buy on Weakness: 150-154

Target Price: 172, 188

Stoploss: below 146


MIKA - Spec Buy (2,270)

Menutup akhir pekan kemarin (1/10), MIKA ditutup terkoreksi 1,3% ke level 2,270. Selama MIKA masih bergerak di atas 2,240 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi MIKA saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B). Hal ini berarti, MIKA berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 2,240-2,270

Target Price: 2,450, 2,600

Stoploss: below 2,240


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...