Langsung ke konten utama

Mohed Altrad, Bocah Miskin Suriah yang Jadi Miliuner di Prancis


Perjuangan seorang Mohed Altrad hingga menjadi dirinya seperti sekarang ini bisa jadi yang paling heroik dibanding kisah-kisah sukses lainnya. Altrad yang tercatat dalam daftar 1.000 miliuner Forbes 2018 merupakan salah satu pengusaha imigran yang paling sukses.

Altrad lahir di sebuah tenda Badui di tengah gurun Suriah. Ia lahir dari rahim wanita yang diperkosa oleh pemimpin suku sebuah desa di Suriah. Ibunya bahkan meninggal saat Altrad masih balita.

"Ibu saya dilecehkan sejak usia 12 tahun dan diperkosa dua kali oleh kepala suku. Pertama kali, dia melahirkan saudara laki-laki saya, yang kemudian dibunuh. Yang kedua kalinya, itu untuk aku yang dilahirkan ke dunia ini," kata Altrad dalam sebuah artikel yang dikutip dari global-citizen.com.

Alih-alih menjalani kehidupan keras di tangan ayahnya yang kejam, dia justru melarikan diri dan membangun kerajaan bisnis bernilai miliaran dolar, yang bahkan telah memberinya titel sebagai pengusaha terbaik di dunia pada tahun 2016.

Dari seorang anak yatim piatu di pedalaman gurun di Suriah, Altrad harus kerja keras membanting tulang untuk mengubah nasib. Kehidupan yang dijalani miliarder pemilik Altrad Group ini seperti sebuah kisah dalam novel.

Altrad bahkan tak tahu tanggal lahirnya secara pasti. Tak ada satu pun dokumen yang bisa memastikan kapan dia lahir. Kemudian dengan cara mengundi, dia pun memilih 9 Maret 1948 sebagai tanggal lahirnya.

Setelah kabur, Altrad kemudian tinggal bersama dengan neneknya, meski akhirnya dia dilarang pergi ke sekolah. Sesuai dengan adat Badui, dia harus merawat kambing, domba, dan unta, menjadi seorang penggembala.

Akhirnya, seorang kerabat jauh mengadopsi Altrad dan tinggal di dekat Raqqa, Suriah. Di sana, Altrad mengenyam bangku pendidikan, menyelesaikannya hingga menerima beasiswa dari pemerintah Suriah untuk belajar di luar negeri.

"Saya beruntung. Saya adalah yang pertama," kata Altrad.

Butuh waktu lebih dari setahun agar dia bisa lancar berbahasa Prancis. Hal itu dilakukannya demi bisa memperluas relasi dan berusaha.

"Kamu tidak bisa mencintai sesuatu yang kamu tidak mengerti," kata Altrad.

Satu-satunya pekerjaan yang tersedia bagi seorang imigran Arab pada umumnya di Prancis adalah pekerjaan dengan bayaran rendah, seperti membersihkan jalan-jalan atau mengelola jalur perakitan pabrik. Pekerjaan itu adalah yang biasa ditolak oleh sebagian besar penduduk pribumi.

Singkat cerita, setelah menyelesaikan gelar sarjananya di Montpellier, dia langsung terdaftar di Ph.D. program dalam ilmu komputer, dan pindah ke Paris. Di sana, dia bekerja paruh waktu sambil belajar dan mendapatkan pekerjaan sebagai insinyur tingkat pemula dengan Compagnie Générale d'Electricité.

Pada tahun 1980, tidak lama setelah menyelesaikan gelar Ph.D-nya, ia melihat sebuah postingan pekerjaan di Le Monde oleh pemerintah Abu Dhabi. Dia tertarik dengan prospek kembali ke Timur Tengah dan dipekerjakan di departemen informasi dan teknologi pada Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi.

Abu Dhabi memainkan bagian penting dalam kebangkitan kehidupan Altrad. Dia bekerja untuk Abu Dhabi National Oil Company sebelum mendirikan Grup Altrad.

Dia menghabiskan hampir empat tahun di Abu Dhabi bersama istri dan dua anaknya. Pekerjaannya merancang jaringan telekomunikasi untuk komunikasi antara orang-orang di anjungan minyak lepas pantai dan di darat.

Sekembalinya ke Prancis pada 1985, Altrad memutuskan untuk membeli perusahaan mesin konstruksi yang nyaris bangkrut. Walau tak tahu bagaimana bisnis baru tersebut, bersama kawan lamanya Richard Alcock yang ia kenal saat masih di Abu Dhabi, Altrad mengakuisisi 90% saham perusahaan tersebut.

Mohed Altrad cukup jeli dalam menangkap peluang bisnis. Meski hanya berjualan mesin perancah bangunan (scaffolding), Altrad akhirnya sukses hingga berhasil masuk dalam daftar orang kaya dunia.

Dengan jiwa bisnis yang agresif, perusahaan mesin perancah yang nyaris bangkrut itu mampu disulap Altrad menjadi sebuah entitas bisnis raksasa dengan wilayah operasi di berbagai belahan dunia.

Berkat kerja kerasnya, Altrad menjadi nakhoda sebuah perusahaan dengan produk andalannya yakni mesin perancah bangunan dan pencampur semen (cement mixer).

Grup Altrad sekarang setidaknya telah mempekerjakan 17.000 orang di 100 negara di seluruh dunia. Perusahaan bahkan telah menjalin 170 afiliasi di seluruh dunia termasuk UAE, Oman dan Arab Saudi, dengan keuntungan tahunan sebesar US$ 200 juta.

Nama Mohed Altrad kini tak bisa dilepaskan dari Altrad Group, konglomerasi yang bergerak di bidang peralatan konstruksi dan industri. Lewat bisnisnya yang menggurita, Mohed Altrad masuk ke golongan jet set dengan kekayaan pribadi mencapai US$ 2,5 miliar atau setara Rp 37 triliun.



sumber : detik.com

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham SIDO | 11 Mei 2022

SIDO bergerak sideways di antara MA50 dan MA200-nya dalam sebulan terakhir. Jika SIDO berhasil menguat menembus resisten 950, SIDO berpeluang melanjutkan uptrendnya menuju target 990-1030. Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 950 target 990-1030. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Rekomendasi Saham BUMI, TAPG, SMDR dan BBYB oleh SAMUEL SEKURITAS | 10 Mei 2022

INVESTASI KONTAN 10 MEI 2022 Samuel Sekuritas memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini uji uptrend line dan berpotensi rebound. Pada perdagangan Senin (9/5), IHSG anjlok 4,42% ke level 6.909,75. "IHSG (6.909) gap down dan membentuk bearish marubozu pasca libur panjang. Kini uji uptrend line dan potensial rebound," kata Analis Teknikal Samuel Sekuritas William Mamudi dalam risetnya, Selasa (10/5). Untuk hari ini, William menyukai saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), dan PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) dengan rekomendasi trading buy, serta PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dengan rekomendasi trading sell.  1. BUMI BUMI rebound dari uptrend line dan kini uji resistance minor Rp 64. Antisipasi breakout dengan resistance berikut bisa ke Rp 73.  Rekomendasi buy dengan target harga Rp 70 dan cut loss Rp 54. BUMI pada Senin (9/5) ditutup di level Rp 61 per saham. 2. TAPG TAPG breakout flip level Rp 690 dengan hammer. Antisipasi lanjut ra

Analisa Saham UNVR | 11 Mei 2022

Setelah berhasil break neckline double bottom , UNVR juga berhasil mencapai target kenaikan kami di 3960 hingga area resisten psikologis MA200 di 4140 (garis merah) dan saham ini terus bergerak naik  Selama saham ini mampu bertahan dan berkonsolidasi diatas area resisten psikologis (MA200), maka ini menjadi momentum awal UNVR untuk kembali bergerak uptrend. Cermati pula area-area target kami di 4550 dengan minor target 4370. Ini bisa menjadi area sell on strength mengingat range pergerakan saham ini yang terlalu lebar. Trading plan : Sell on strength di area-area target 4370 – 4550. Tidak disarankan untuk yang ingin masuk pertama kali. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online