google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ANTM, ENRG dan INTP | 26 Januari 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ANTM, ENRG dan INTP | 26 Januari 2022



INVESTASI KONTAN
26 JANUARI 2022


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (25/1). IHSG melemah 1,31% ke level 6.568,17, melanjutkan koreksi yang terjadi pada Senin (24/1) kemarin sebesar 1,06%. Berikut ini tiga saham yang menjadi rekomendasi untuk perdagangan Rabu (26/1).


1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

ANTM secara teknikal bergerak konsolidasi melemah dengan membentuk pola gap down. Ditransaksikan dengan volume transaksi anyg cukup ramai jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. Indikator stochatic juga nampak terjadi deathcross pada areal pertengahan yang mengindikasikan masih ada potensi melanjutkan pelemahan lanjutan

Rekomenadasi: Buy on weakness

Support:  Rp 1.700

Resistance: Rp 1.880

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas


2. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

Bila melihat pergerakan Selasa (25/1), penguatan ENRG tertahan oleh MA200-nya. Sementara dari sisi indikator MACD dan Stochastic mencerminkan adanya potensi koreksi untuk ENRG. Kemarin, ENRG melemah 4,50% ke level Rp 106 

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp  96

Resistance: Rp  117

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


3. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

Dari sisi indikator stochastic oscillator menguat dan MACD menyempit dengan potensi golden cross jika pada hari Rabu (26/1) berhasil menguat. INTP secara teknikal masih memiliki potensi untuk menguat dengan target resistance di Rp 11.350 dan Rp 11.575. Potensi ini masih terjaga selama INTP tidak menembus support Rp 10.350, karena jika support tersebut ditembus maka ada potensi koreksi bakal berlanjut ke Rp 10.000

Rekomendasi: Spekulasi beli

Support: Rp 10.350, Rp 10.000

Resistance: di Rp 11.350, Rp 11.575

Ivan Rosanova, Binaartha Sekuritas



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...