Langsung ke konten utama

JASA MARGA RAIH PERINGKAT TERBAIK PENGEMBANGAN TALENTA UNGGUL DI ANUGERAH BUMN 2022.


[Saham JSMR] PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat Terbaik Pertama untuk Kategori Pengembangan Talenta Unggul dalam ajang Anugerah BUMN Ke-11 yang diadakan oleh BUMN Track didukung PPM Manajemen yang berlangsung di Jakarta, Kamis (24/03).

Hadir sebagai menerima penghargaan Direktur Human Capital & Transformasi Jasa Marga Bagus Cahya Arinta B. didampingi oleh Corporate Secretary Jasa Marga Dadan Waradia dan Risk and Quality, Health, Safety and Environment Group Head Jasa Marga Devi Lusyana.

Penghargaan yang diterima Jasa Marga merupakan bentuk komitmen Perusahaan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas serta inovatif dan kreatif dalam menghadapi sejumlah tantangan, terutama di tengah pandemi COVID-19.

Direktur Human Capital & Transformasi Jasa Marga Bagus Cahya Arinta B. turut berbangga dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan yang diterima oleh Jasa Marga. Penghargaan ini juga sejalan dengan upaya transformasi sumber daya manusia yang sedang digencarkan oleh Jasa Marga.

"Sumber daya manusia yang unggul adalah aset bagi Jasa Marga untuk bisa mencapai visi dan misi bersama dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada. Dengan implementasi Tata Nilai AKHLAK dalam kesehariannya, para Roadster (karyawan Jasa Marga) berhasil menciptakan karya-karya inovasi yang menunjang keberlangsungan bisnis Perusahaan," ujar Bagus.

Sementara itu, Risk and Quality, Health, Safety and Environment Group Head Jasa Marga Devi Lusyana menambahkan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap program yang telah Jasa Marga jalankan.

"Tentu saja, terutama dalam program dengan fokus mengembangkan talenta-talenta unggul di Jasa Marga. Terlebih, karyawan merupakan kunci utama Perusahaan untuk dapat meraih kesuksesan," ungkap Devi.

CEO BUMN Track SH Sutarto dalam sambutannya mengatakan bahwa ajang Anugerah BUMN 2022 mengusung tema .Transformasi Tata Kelola BUMN Membangun Keseimbangan Bisnis., selaras dengan upaya perusahaan BUMN dalam beradaptasi di era kenormalan baru.

"Tidak terasa pandemi COVID-19 sudah berlangsung selama dua tahun, berbagai perubahan baik di dalam pola hidup, pola kerja, dan pola bisnis telah menjadi kebiasaan baru, begitu juga bagi perusahaan BUMN demi menjaga keberlangsungan bisnis, untuk itu Anugerah BUMN tahun ke-11 ini mengambil tema Transformasi Tata Kelola BUMN Membangun Keseimbangan Bisnis," kata Sutarto.

Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2022 yang juga mantan Menteri BUMN Tanri Abeng mengaku bangga dapat memberikan penilaian terhadap perusahaan-perusahaan BUMN yang berhasil bertahan dan tetap optimal di masa krisis pandemi, oleh karena itu penting untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan BUMN yang masih berprestasi di tengah pandemi.

"Pada pemilihan tahun ini, teman-teman di BUMN berhadapan dengan kondisi yang sulit yaitu krisis, krisis kesehatan melahirkan krisis ekonomi. Double krisis ini menjadi tantangan yang luar biasa yang dihadapi oleh teman-teman yang bergelut di BUMN," ungkap Tanri Abeng. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham BUMI, INKP dan AKRA oleh Mirae Asset Sekuritas | 29 November 2022

Mirae Asset Sekuritas 29 November 2022 Tasrul IHSG Daily, 7,017.36 (-0.51%), limited downside, daily trading range 6,995 - 7,077. Cut loss level di 6,950. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih bergerak turun. Indeks ini berada di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized mulai bergerak naik, indikator RSI optimized indikator W%R optimized masih bergerak turun.  BUMI Daily, 179 (-3.24%), buy on weakness, TP 191, daily trading range 173 - 184, cut loss level di 170. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized mulai terbatas. Harga saat ini di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized.  INKP Daily, 9,525 (0.00%), buy on weakness, TP 9,900, daily trading range 9,425 - 9,725, cut loss level di 9,400. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized konsolidasi sekitar support. Harga masih di bawah c

Analisa Saham JPFA | 30 November 2022

Analisa Saham JPFA Tertahan di area support 1330, saham JPFA berhasil mengalami teknikal rebound dan menguji area down trend resistline, sekaligus area resistance konsolidasinya dikisaran 1375-1385 (kotak kuning). Indikator teknikal MACD masih cenderung bergerak naik, sedangkan volume transaksi cenderung meningkat, mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak dalam momentum positif. Apabila mampu breakout dan bertahan diatas 1385, maka JPFA akan mengakhiri tren turunnya dan mulai rebound dengan bergerak naik menuju target terdekat di 1410. Jika nantinya rebound penguatan saham ini mampu berlanjut, maka JPFA akan menuju target berikutnya di 1460 dan 1525. Trading Plan : Buy jika breakout dan bertahan di 1385. Batasi resiko jika turun dan close di bawah 1345. Disclaimer ON Sumber: step-trader - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, MPPA, ADRO dan ANTM oleh Indopremier Sekuritas | 28 November 2022

Indopremier Sekuritas 28 November 2022 IHSG (7.025 – 7.085): Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 7.025 kemudian 6.995 dengan resist di level 7.085 kemudian 7.115. BBRI (Buy): Target kenaikan harga pada level 4.800 kemudian 4.850 dengan support di level 4.700 cut loss jika break 4.650. MPPA (Buy): Target kenaikan harga pada level 202 kemudian 206 dengan support di level 194 cut loss jika break 190. ADRO (Buy on Weakness ): Target harga beli pada level 3.700 dengan resist di level 3.790 kemudian 3.830. ANTM (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 1.930 dengan resist di level 1.970 kemudian 1.990. XCLQ (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 105 dengan resist di level 107 kemudian 108. XDIF (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 504 dengan resist di level 512 kemudian 517. XPLC (Buy on Weakness):  Target harga beli pada level 526 dengan resist di level 532 kemudian 540. Full report bisa diakses di : ht