Langsung ke konten utama

Transkon Jaya (TRJA) Raih Kontrak Baru Rp 148 Miliar hingga Kuartal I



[Saham TRJA] Setelah menutup tahun 2021 dengan mencatatkan kinerja positif, PT Transkon Jaya Tbk, kembali mencatatkan kinerja positif di kuartal pertama tahun 2022 ini, baik itu dari total jumlah unit yang disewakan sampai dengan perolehan nilai kontrak.

Dalam hal permintaan jumlah sewa unit, perusahaan ini mencatatkan jumlah permintaan sewa kendaraan adalah sebanyak 226 unit selama periode Januari 2022 sampai dengan Maret 2022.

Kemudian untuk perolehan nilai kontrak, perusahaan meraih proyek baru dengan nilai kontrak lebih dari Rp 148 miliar. Alexander Syauta Corporate Secretary TRJA mengatakan PT Transkon Jaya Tbk terus mengalami perkembangan bisnis yang siginifikan, mulai dari penambahan unit yang dilatarbelakangi dari meningkatnya jumlah customer, ekspansi wilayah jangkauan operasional hampir di seluruh Indonesia secara khusus di Kawasan Indonesia Timur.

Kemudian, jangkauan sektor industri yang tidak hanya berfokus pada area pertambangan batubara, melainkan juga merambah pertambangan nikel, emas, mineral dan industri infrastruktur, sampai dengan pembentukan dua anak usaha yang mana menjadikan PT Transkon Jaya Tbk sebagai perusahaan induk yang beranggotakan dua anak perusahaan yang bergerak di bidang alih daya dan penyedia barang & jasa IT.

Di tahun 2022 ini PT Transkon Jaya Tbk optimis bahwa perusahaan akan terus menorehkan kinerja yang lebih baik dibanding tahun 2021 dengan berbagai macam rencana bisnis yang siap untuk direalisasikan.

"Beberapa di antaranya adalah penambahan beberapa sertifikasi ISO, penambahan jumlah armada, fokus ekspansi layanan rental di sektor pertambangan, nikel dan infrastruktur, sampai dengan beraktifvtas sebagai perusahaan holding," katanya dalam siaran pers, Senin (18/4).


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi saham BBRI, BMRI, PNBS dan TLKM oleh Indopremier | 27 September 2022

Indopremier 27 September 2022 IHSG (7.080 – 7.180) :  Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.180 kemudian 7.230 dengan support di level 7.080 kemudian 7.030. BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.600 kemudian 4.660 dengan support di level 4.480 cut loss jika break 4.420. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 9.375 kemudian 9.450 dengan support di level 9.125 cut loss jika break 9.000. PNBS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 90 kemudian 93 dengan support di level 84 cut loss jika break 81. TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.520 kemudian 4.580 dengan support di level 4.400 cut loss jika break 4.340. XISC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 740 dengan resist di level 752 kemudian 757. XMTS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 503 dengan resist di level 511 kemudian 515. XPLC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 534 dengan resist di level 544 kemudian 549.

Rekomendasi Saham ERAA dan HRUM oleh NH Korindo | 28 September 2022

NH Korindo 28 September 2022 Saham ERAA Tepat di Support jk.menengah. RSI positive divergence. Candle : long-leg Hammer (bullish reversal). Speculative Buy . Entry Level: 440. Average Up >448 Target: 456 / 462-464 / 480-482. Stoploss: 434. Saham HRUM Tepat di Support lower channel (green). Speculative Buy. Entry Level: 1840. Average Up >1855. Target: 1905 / 2000 / 2050 / 2100. Stoploss: 1790. - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADMR, SMDM, ANTM dan BBCA oleh Indopremier Sekuritas | 28 September 2022

Indopremier Sekuritas 28 September 2022 IHSG (7.080 – 7.140) :  Indeks diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.140 kemudian 7.170 dengan support di level 7.080 kemudian 7.050. ADMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.860 kemudian 1.895 dengan support di level 1.790 cut loss jika break 1.755. SMDM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 422 kemudian 432 dengan support di level 402 cut loss jika break 392. ANTM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.935 dengan resist di level 2.010 kemudian 2.060. BBCA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 8.250 dengan resist di level 8.400 kemudian 8.500. R-LQ45X (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.104 dengan resist di level 1.115 kemudian 1.125. XCLQ (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 106 dengan resist di level 109 kemudian 110. XIID (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 564 dengan resist di level 572 kemudian 577. Full report bisa diakses di : https: