google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Pengertian Kredit Investasi dan Bedanya dengan Modal Kerja Langsung ke konten utama

Pengertian Kredit Investasi dan Bedanya dengan Modal Kerja


Modal adalah kebutuhan pertama yang harus disiapkan pelaku usaha untuk mendirikan atau mengembangkan bisnis. Modal akan digunakan untuk menyediakan berbagai keperluan bisnis. Modal bisa disediakan sendiri, bisa juga dengan meminjam ke lembaga keuangan, contohnya adalah fasilitas kredit investasi.

Kredit investasi adalah salah satu jenis pinjaman yang bisa dimanfaatkan para pebisnis untuk usaha. Sebenarnya apa itu kredit investasi? Apa ciri-ciri dan fungsinya? Anda akan mengetahui informasinya di sini.

Pengertian Kredit Investasi

Kredit investasi adalah pinjaman yang diberikan oleh suatu lembaga keuangan pada nasabah yang mau melakukan perluasan usaha dengan lama pembayaran dengan jangka waktu kredit menengah dan jangka waktu yang panjang.

Pengajuan kredit ini membantu Anda melakukan ekspansi usaha secara cepat dan pasti. Terlebih ekspansi usaha membutuhkan modal yang tidak sedikit. 

Perbedaan Kredit Investasi dengan Modal Kerja

Pinjaman usaha ini biasanya sering dihubungkan dengan kredit modal kerja, tapi keduanya punya ciri khas yang berbeda. Pinjaman investasi biasanya khusus untuk pinjaman tenor jangka panjang minimal 10 tahun dan bisa sampai 15 tahun. Sedangkan, modal kerja punya tenor maksimal 1 tahun atau dalam jangka pendek.

Jika pinjaman investasi biasanya digunakan untuk keperluan ekspansi, kredit modal kerja fungsinya untuk keperluan usaha yang harus dipenuhi dalam jangka pendek, contohnya membayar utang atau membayar gaji karyawan.

Pelaku usaha bisa memanfaatkan masing-masing jenis kredit usaha untuk bisnis sesuai dengan tujuannya.

Ciri-ciri Kredit Investasi

Pinjaman ini memiliki ciri khas penting sebagai berikut:

1. Termasuk pinjaman produktif

Pinjaman ini termasuk pinjaman produktif karena punya tujuan untuk mengembangkan produktivitas suatu bisnis atau usaha. 

Pihak lembaga keuangan dan pengguna kredit akan sama-sama memperoleh keuntungan. Bank memperoleh bunga kredit dari nasabah, sedangkan pengguna kredit jadi bisa mengembangkan usahanya.

2. Termasuk bagian program pemerintah

Pinjaman ini didukung oleh pemerintah karena diharapkan bisa memajukan UMKM atau perusahaan besar yang nantinya berpengaruh terhadap perekonomian negara.

3. Ada pengawasan dari Bank Indonesia

Bank sentral Indonesia melakukan pengawasan terhadap program ini dengan mengendalikan suku bunga. Hal itu dilakukan agar program ini berjalan sesuai dengan aturan pemerintah.

4. Memiliki tenor menengah dan jangka panjang

Ciri lain yang dimiliki pinjaman ini adalah tenor atau jangka waktu pinjaman yang pasti menengah atau jangka panjang. Pelaku usaha bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan untuk mendapatkan modal dari pinjaman ini.



Fungsi Kredit Investasi

Fungsi utama dari jenis pinjaman ini adalah memberikan kesempatan pada para pelaku usaha agar bisa mengembangkan usahanya. Hal itu karena banyak pelaku usaha yang tertahan berjalan di tempat akibat hasil usaha yang jumlahnya tidak seberapa.

Dengan pinjaman ini, para pelaku usaha jadi bisa mewujudkan impiannya itu. Apalagi modal lebih mudah dan cepat diperoleh selama syarat pengajuan pinjaman dipatuhi dengan benar.


Apa Contoh Kredit Investasi?

Pinjaman ini bisa digunakan untuk keperluan dan kepentingan jangka panjang usaha seperti berikut ini:

1. Merenovasi tempat usaha

Anda memerlukan tempat usaha yang layak digunakan untuk berusaha. Renovasi diperlukan untuk memaksimalkan tempat usaha dan membuat pekerja nyaman untuk bekerja. Anda yang sudah punya estimasi biaya, bisa memanfaatkan pinjaman ini untuk melakukan rencana ini.

2. Membeli aset usaha baru

Aset usaha diperlukan untuk berbagai keperluan. Anda bisa menambah aset dengan pinjaman investasi ini. Contohnya adalah untuk membeli bangunan layak yang dijadikan sebagai tempat usaha.

3. Membeli mesin usaha

Mesin usaha harus diperbarui secara berkala karena dari tahun ke tahun fungsinya akan menurun. Ketika mesin usaha Anda yang lama mengalami kerusakan dan tidak bisa diperbaiki lagi, Anda bisa memanfaatkan pinjaman ini untuk membeli mesin tersebut.

4. Membangun pabrik baru

Mendirikan pabrik baru akan membuat jumlah produksi Anda meningkat. Kesempatan memperoleh keuntungan lebih besar pun ada di tangan. 

Anda bisa mempersiapkan dana pendirian pabrik baru dengan mengajukan pinjaman di bank atau lembaga lainnya. Dengan begitu, rencana Anda itu pun bisa dieksekusi sesegera mungkin.


Syarat Umum Pengajuan Kredit Investasi

Untuk mengajukan pinjaman ini ada syarat yang harus Anda penuhi sebagai berikut:

  • Kelengkapan dokumen
  • Studi kelayakan nasabah
  • Besaran pinjaman disesuaikan kemampuan membayar
  • Tidak punya pinjaman di bank lain

1. Kelengkapan dokumen

Pinjaman ini dapat diajukan atas nama perorangan atau atas nama usaha. Ini syarat yang harus disiapkan.

a. Untuk perorangan

  • KTP atau paspor
  • NPWP pribadi
  • Surat referensi
  • Formulir pengajuan pinjaman yang telah diisi
b. Untuk perusahaan 
  • KTP atau paspor pemilik usaha
  • NPWP usaha
  • Formulir pengajuan pinjaman yang telah diisi
  • Akta pendirian usaha
  • Surat izin usaha terdiri dari SITU, SIUP, dan TDP
  • Surat Keterangan Domisili
  • Surat Keputusan Menteri Kehakiman
  • Laporan Keuangan
  • Neraca
  • Laporan Laba Rugi

2. Studi kelayakan dari pihak nasabah

Pihak nasabah perlu melakukan studi kelayakan tentang proyek usaha yang ingin dilakukannya. Hal ini berkaitan dengan ide proyek usaha, data-data yang dibutuhkan, evaluasi usaha, dan lainnya. Pihak bank yang nanti akan menilai dari studi ini.

3. Besaran pinjaman disesuaikan kemampuan membayar

Anda perlu menyesuaikan besaran pinjaman dengan kemampuan usaha Anda dalam menghasilkan keuntungan. Perhatikan juga jumlah maksimal modal yang bisa dipinjamkan oleh lembaga keuangan yang Anda pilih.

4. Tidak punya pinjaman di bank lain

Ada lembaga keuangan yang memiliki syarat nasabah tidak boleh melakukan pinjaman di pihak lain. Hal ini untuk mengurangi beban nasabah dan nasabah pun bisa membayar kewajibannya.


Lembaga Keuangan yang Menyediakan Kredit Investasi

Bank dan P2P lending adalah lembaga keuangan yang bisa mengeluarkan jenis pinjaman ini. Berikut penjelasannya:

1. Bank

Secara umum, pihak bank memberikan pinjaman investasi pada pelaku usaha antara 10 tahun dan paling lama adalah 15 tahun. Contoh dari pinjaman di bank adalah kredit investasi Mandiri, kredit investasi BCA, kredit investasi BRI, dan lainnya.

2. P2P lending

Tidak hanya pihak bank, P2P lending juga menyediakan jenis pinjaman ini kepada pelaku usaha. Salah satunya adalah P2P lending

Kesimpulan

Itulah penjelasan mengenai pinjaman investasi yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Anda bisa mengajukannya di bank atau di P2P lending legal yang diawasi oleh OJK. Manfaatkan program ini sebaik-baiknya untuk membuat usaha Anda menjadi besar.


sumber : modalrakyat

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...