Langsung ke konten utama

Mulai Bisnis di Bagasi Mobil, Chuck Surack Raup Rp 10 T


Chuck Surack adalah seorang pemilik dinasti ritel online dalam menjual alat musik dan peralatan radio di Amerika Serikat, Sweer Water Sound. Kesuksesan Chuck ini dimulai dari belakang mini van volkswagennya.

Jauh di tahun 1979 saat Chuck berumur 22 tahun, ia menciptakan sebuah studio rekaman darurat di belakang mini vannya dan mengemudi mengelilingi kawasan Fort Wayne, Indiana, dan membuka jasa rekam bagi band-band lokal, paduan suara dan penyanyi.

"Saya tahu dari pengalaman band saya bahwa membayar untuk ruang studio sangat mahal," katanya memberi alasan.

Chuck melengkapi studio portabelnya dengan berbagai alat rekam, mulai dari tape recorder reel-to-reel yang dapat merekam dari empat mikrofon sekaligus. Hingga pencampuran suara dalam bentuk rekaman fisik. Dia akan mengubah rekaman menjadi album dan kaset untuk para kliennya, bahkan Chuck juga berikan diskon lebih dari studio rekaman tradisional.

Penjualan synthesizer Kurzweil K250 (sebuah keyboard piano) pada tahun 1984 membuka pintu baginya untuk menjadi dealer alat musik kelas atas. Pada awal 1990-an, Sweetwater Sound telah berevolusi dari studio rekaman menjadi dealer alat musik dan peralatan audio.

Tidak lupa mengikuti perkembangan zaman, Chuck membuat sebuah situs web pada tahun 1994 untuk memperluas penjualannya. Kini, ekitar 60% dari penjualan berasal dari situs web, sisanya datang melalui pesanan langsung ke tokonya. Toko ritel offlinenya berhasil membukukan penjualan sebesar US$ 13 juta per tahun.

"Ini sangat awal di dunia internet, jadi kami menggunakannya terutama untuk mendidik orang tentang instrumen kami. Kami adalah dealer untuk 100 merek pada saat itu," katanya.

Bagi Chuck, yang kini berusia 62 tahun, merawat karyawannya jauh lebih dari sekadar memberikan gaji untuk mereka. "Aku ingin menjadi Chuck untuk semua orang. 'Tuan Surack' adalah ayahku," katanya.

Sweetwater Sound mempekerjakan sekitar 500 tenaga penjualan, semua karyawannya memiliki latar belakang musisi atau memiliki pengalaman teknis dalam menciptakan musik. Di kantor pusatnya, Chuck memberikan karyawannya studio rekaman dan teater dengan 250 kursi. Karyawannya juga diberikan fasilitas kafetaria dengan makanan bersubsidi, salon dan spa, hingga klinik kesehatan yang gratis.

Keunikan lainnya dari seorang Chuck adalah pendekatan yang dilakukan kepada pelanggan. Setiap struk pesanan berisi catatan terima kasih yang dilengkapi dengan tanda tangannya, pelanggan pun diberikan beberapa permen setiap habis membayar. Surack percaya bahwa tingkat layanan pelanggan inilah yang membedakan bisnisnya dari Amazon (AMZN) dan penjual alat musik lainnya.

"Amazon melakukan pekerjaan yang fenomenal untuk mendapatkan pesanan Anda dalam satu hari. Tapi yang tidak dilakukan Amazon adalah menawarkan perhatian pribadi kepada pelanggan, menjawab pertanyaan apa pun yang mereka miliki atau mendidik mereka tentang produk" ungkap Chuck.

Chuck juga dikenal sebagai seorang dermawan, bahkan salah satu anak usahanya Longe Optical, berada di ambang pemberhentian 40 karyawannya dan mau ditutup saat Chuck masuk dan membeli bisnis ini pada 2012.

Kedermawanan Chuck, juga dibenarkan oleh Tom Henry, Wali Kota Fort Wayne, katanya Chuck telah menjadi contoh kesuksesan wirausaha di dalam kotanya. Bukan cuma itu, Chuck juga berkontribusi pada pembangunan Kebun Binatang Anak-anak Fort Wayne, dan Fort Wayne Philharmonic. Henry juga mengatakan Chuck ikut fokus membantu perluasan komitmen kotanya terhadap seni dan kesehatan mental.

Chuck juga memperluas perusahaannya, bukan cuma soal musik saja, sekarang dia memiliki selusin bisnis lain di Fort Wayne dengan merek Sweetwater. Ada SweetCars, dealer mobil mewah, bisnis piagam pribadi Sweet Aviation dan Sweet Helicopters, bahkan optik bernama Longe Optical.

Chuck mengatakan perusahaannya menguntungkan dan meningkatkan penjualan sebesar 20% hingga 25% per tahun. Penjualan tahunannya sekarang sebesar US$ 725 juta alias Rp 10,1 triliun (dalam kurs Rp 14.000) untuk bisnis musik saja, dia yakin tidak lama lagi perusahaannya bisa meraih pendapatan $ 1 miliar.

Kini Sweetwater Sounds telah menjual 3.300 gitar, 37.000 pick gitar, 830 keyboard, 460 drum kit, dan 5.300 mikrofon setiap minggu. Setidaknya, dalam seminggu perusahaan ini mengirimkan sekitar 41.000 pesanan.


sumber : detik.finance

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

ERAJAYA SWASEMBADA TEBAR DIVIDEN Rp362,48 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM.

[Saham ERAA] PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) hari ini telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan). RUPS Tahunan Perseroan menyetujui penetapan penggunaan laba, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1.012.375.633.745,-. Corporate Secretary ERAA, Amelia Allen, merincikan bahwa sebagian keuntungan atau laba bersih yang Perseroan raih pada tahun 2021, dialokasikan untuk dividen tunai sebesar Rp22,8 setiap saham. Nilai dividen yang akan dibayarkan Perseroan seluruhnya sebesar Rp362.484.876.600,-. "Dividen tersebut akan dibayarkan atas 15.898.459.500 saham dan pemegang saham juga memberikan kuasa kepada Direksi untuk melakukan segala tindakan sehubungan dengan pembagian dividen tersebut,"katanya. Kemudian, sebagian laba yakni sebesar Rp 1.000.000.000 disisihkan sebagai cadangan sesuai Pasal 70 UndangUndang Perseroan Terbatas; dan sisanya dimasukan sebagai laba yang ditahan. Selian itu RUPS Tahunan Perseroan

Analisa Saham PTBA | 27 Juni 2022

Kenaikan PTBA saat ini tertahan area gap di 4130 – 4540 (box hijau) dimana area ini menjadi penahan kenaikan PTBA . Kedepan harga sahamnya berpeluang mengalami konsolidasi terlebih dahulu di area 3900 (MA50) – 4540 (area gap, box hijau). Jika area gap (box hijau) berhasil dilampaui dan bertahan di atasnya, maka terbuka ruang kenaikan baru yang lebih tinggi. Namun, hati-hati jika ternyata saham ini tidak mampu bertahan di atas area support 3730 (garis hitam), maka harga sahamnya cenderung melemah menuju 3090 dengan minor target 3460. Trading plan : Bagi yang sudah membeli ketika break 3910, bisa taking profit di area gap 4130 – 4630. Stoploss level 3680. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Rekomendasi Saham MEDC, ENRG dan BRMS oleh MIRAE ASSET | 27 Juni 2022

MIRAE ASSET SEKURITAS 27 JUNI 2022 IHSG Daily , 7.042,94 (+0,64%), menguji resistensi pada 7.099, rentang perdagangan 6.983–7.099. Indikator MFI-optimized sudah di support trendline dengan kecenderungan menguat. Indikator RSI-optimized dan indikator Williams%R-optimized akan coba bergerak naik lebih lanjut.  Pada periode mingguan indikator MFI-optimized menguji support trendline, sementara RSI-optimized dan indikator Williams%R-optimized cenderung naik. Support harian di 6.983 dan resistensi harian di 7.099. Cut loss level di 6.970. MEDC Daily, Rp645 (-0,77%), trading buy, rentang perdagangan Rp630–660. Indikator MFI-optimized, indikator RSI-optimized dan indikator Williams%R-optimized cenderung naik lebih lanjut. Support harian di Rp630 dan resistensi harian di Rp660. Cut loss level di Rp620.  ENRG Daily, Rp252 (+2,44%), trading buy, rentang perdagangan Rp240–260. Indikator MFI-optimized sudah berada di area oversold, sementara indikator RSI-optimized dan indikator Williams%R-optimiz