Langsung ke konten utama

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Tawarkan Obligasi Senilai Rp1,84 Triliun


PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) berencana menggelar aksi korporasi di pasar modal melalui penerbitan obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2022 senilai Rp1,84 triliun yang merupakan bagian penawaran umum berkelanjutan dengan jumlah dana yang akan dihimpun sebesar Rp5 triliun.

Obligasi Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Maultiartha Tahap I tahun 2021 ini akan ditawarkan dalam 4 seri. Demikian prospektus ringkas yang disampaikan Manajemen SMMA, Rabu (3/8).

Untuk Seri A, ditawarkan maksimal senilai Rp429,3 miliar, memiliki kupon bunga tetap 6,75 persen dan akan jatuh tempo 370 hari sejak diterbitkan. Kemudian untuk Seri B, yakni senilai Rp13,1 miliar dengan bunga sebesar 8 persen dan akan jatuh tempo pada dua tahun sejak diterbitkan.

Selanjutnya seri C yakni ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp305,13 miliar berbunga 9 persen dan akan jatuh tempo 3 tahun sejak diterbitkan, terakhir seri D ditawarkan sebesar Rp1,10 triliun dengan bunga 9,75 persen dan akan jatuh tempo 5 tahun sejak diterbitkan.

Adapun dana hasil penerbitan surat utang tersebut rencananya akan dipergunakan sebesar Rp562 miliar akan dipergunakan untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multiartha Tahap I Tahun 2020 dengan Tingkat Bunga Tetap seri B dan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap I Tahun 2021 seri A.

Selanjutnya Pinjaman modal kerja bersifat perpetual terhadap Perusahaan Anak, dengan rincian yaitu sebesar Rp450 miliar disalurkan kepada PT Shinta Utama, sebesar Rp480 miliar disalurkan kepada PT Arthamas Solusindo, dan sisanya disalurkan kepada PT Rizki Lancar Sentosa.

Dalam hajatan kali ini, Perseroan telah menunjuk Aldiracita Sekuritas Indonesia, BRI Danareksa Sekuritas selaku penjamin emisi obligasi.dan Bank KB Bukopin sebagai wali amanat.

Obligasi SMMA ini memperoleh peringkat idAA dari Kredit Rating dengan tanggal Penawaran Umum Obligasi pada 22 hingga 23 Agustus 2022 serta akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2022. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham ERAA | 3 Februari 2023

Analisa Saham ERAA ERAA berhasil mencapai target kenaikan pola bullish broadening triangle di 480-490. Selama ERAA mampu bertahan di atas MA200-nya di 458, ERAA berpeluang terus menguat menuju target kedua di 550. Jika level 550 juga terlewati, target ketiga ERAA berada di 675. Rekomendasi : Hold. Tunggu pembalikan arah untuk take profit. Target kedua di 550 dan target ketiga di 675. Disclaimer ON Sumber: doktermarket - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham UNTR | 2 Februari 2023

Analisa Saham UNTR Saham UNTR terus bergerak turun menuju area support swing low-nya di level 23625 (box biru). Sesuai dengan prinsip support kuat, jika UNTR turun mencapai area ini, maka ada peluang untuk kembali technical rebound dengan target kenaikan di 27000. Bagi Anda yang ingin buy on weakness untuk segera sell on strength, bisa cermati area support swing low-nya di Profit Trader Module Anda. Namun, pembelian ini tidak disarankan bagi yang ingin buy & hold. Trading plan : Speculative buy on weakness di area 23625 – 23950. Sell on strength di area 27000. Cutloss jika dalam beberapa hari terakhir saham ini tidak mampu kembali ke atas area support swing low. Strategi: Swing Trading. Disclaimer ON Sumber: galerisaham - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ACES, BBRI, BBTN dan TINS oleh Indo Premier Sekuritas | 30 Januari 2023

Indo Premier Sekuritas 30 Januari 2023 IHSG (6.870 – 6.930) :  Indeks diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.930 kemudian 6.960 dengan support di level 6.870 kemudian 6.840. ACES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 505 kemudian 520 dengan support di level 486 cut loss jika break 476. BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.700 kemudian 4.760 dengan support di level 4.580 cut loss jika break 4.520. BBTN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.420 kemudian 1.440 dengan support di level 1.380 cut loss jika break 1.360. TINS (Buy ) : Target kenaikan harga pada level 1.335 kemudian 1.360 dengan support di level 1.285 cut loss jika break 1.260. XIHD (Buy) :Target kenaikan harga pada level 610 kemudian 616 dengan support di level 598 cut loss jika break 592. XILV (Buy ) : Target kenaikan harga pada level 131 kemudian 133 dengan support di level 127 cut loss jika break 125 XPDV (Buy ) : Target kenaikan harga pada level 563 kemudia