google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBNI, ELSA, JPFA dan RALS oleh MNC Sekuritas | 1 September 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBNI, ELSA, JPFA dan RALS oleh MNC Sekuritas | 1 September 2022


MNCS Daily Scope Wave 

1 September 2022

IHSG

Pada perdagangan kemarin (31/8), IHSG ditutup menguat 0,3% ke level 7,178, penutupan IHSG pun masih berada di atas MA20-nya, namun belum mampu break dari resistancenya di 7,230. Kami perkirakan, selama IHSG belum mampu break 7,230 maka posisi IHSG sedang berada di awal wave iii dari wave (a) dari wave [d] pada label hitam atau wave (E) pada label merah sehingga IHSG diperkirakan masih rawan terkoreksi untuk menguji area 6,973-7,065 sebagai level koreksi terdekat. Pada bullish skenario, pergerakan IHSG sedang berada di awal wave [v] dari wave 1 sehingga akan berpeluang menembus resistance 7,230 dan menuju ke 7,355.
Support: 7,020, 6,900
Resistance: 7,200, 7,230

BBNI - Buy on Weakness 

BBNI ditutup menguat 1,2% ke level 8,525 pada perdagangan kemarin (31/8), penguatan BBNI pun diikuti oleh peningkatan volume beli dan masih mampu bertahan di atas MA20. Kami perkirakan, posisi BBNI saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B) selama tidak terkoreksi kembali ke bawah 8,125.
Buy on Weakness: 8,325-8,500
Target Price: 8,850, 9,300
Stoploss: below 8,125

ELSA - Spec Buy 

ELSA ditutup terkoreksi 1,9% ke level 318 pada perdagangan kemarin (31/8). Selama tidak terkoreksi ke bawah 306 sebagai supportnya, maka posisi ELSA sedang membentuk awal wave 3 dari wave (C).
Spec Buy: 312-316
Target Price: 336, 354
Stoploss: below 306

JPFA - Buy on Weakness 

JPFA ditutup menguat 1% ke level 1,585 pada perdagangan kemarin (31/8), penutupan JPFA masih berada di atas MA200. Selama tidak terkoreksi ke bawah 1,540 sebagai supportnya, maka posisi JPFA sedang berada di awal wave (c) dari wave [iii].
Buy on Weakness: 1,565-1,585
Target Price: 1,680, 1,760
Stoploss: below 1,540

RALS - Spec Buy 

RALS ditutup terkoreksi 1,7% ke level 590 pada perdagangan kemarin (31/8), koreksi RALS masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Selama tidak terkoreksi ke bawah 570 sebagai supportnya, maka posisi RALS saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3.
Spec Buy: 575-590
Target Price: 625, 680
Stoploss: below 570

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...