Langsung ke konten utama

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) Jual Saham Anak Usaha Senilai Rp9,01 Miliar


PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menjual saham perusahaan afiliasi yaitu PT Krakatau Perbengkelan dan perawatan (PT. KPDP) yang dimiliki oleh PT Krakatau Engineering (KE) kepada PT Krakatau Daya Listrik (KDL) pada tanggal 26 Agustus 2022.

Dalam keterangan tertulisnya Pria Utama Corporate Secretary KRAS Selasa (30/8) menuturkan bahwa PT KE menjual 10% saham KPDP senilai Rp9.012.540.000 kepada KDL.

Lebih lanjut Pria memaparkan tujuan pelaksanaan transaksi adalah untuk mendukung rencana pengembangan PT KE dengan fokus terhadap peningkatan bisnis yang terkait dengan jasa konstruksi dan solusi baja, sehingga dapat meningkatkan kinerja perseroan secara konsolidasi.

Sebagai informasi, PT KE adalah anak usaha KRAS dengan kepemilikan saham sebesar 99,99% sedangkan KDL afiliasi perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 0,01% sedangkan KPDP dengan kepemiikan saham sebesar 90% melalui anak usahanya yaitu PT. Krakatau Baja Konstruksi.

Pasca transaksi, maka kepemilikan saham KE di KPDP dari sebelumnya 10% menjadi 0% sedangkan KDL di KPDP dari 0% menjadi 10% sedangkan kepemilikan Krakatau Baja Konstruksi di KPDP menjadi 90% dan KDL menjadi 10%.

Pria Utama menambahkan "Transaksi ini diharapkan bisa memperkuat sinergi antara perseroan dan penataan portofolio bisnis pada Krakatau Grup,"pungkasnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi saham BBRI, BMRI, PNBS dan TLKM oleh Indopremier | 27 September 2022

Indopremier 27 September 2022 IHSG (7.080 – 7.180) :  Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.180 kemudian 7.230 dengan support di level 7.080 kemudian 7.030. BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.600 kemudian 4.660 dengan support di level 4.480 cut loss jika break 4.420. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 9.375 kemudian 9.450 dengan support di level 9.125 cut loss jika break 9.000. PNBS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 90 kemudian 93 dengan support di level 84 cut loss jika break 81. TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.520 kemudian 4.580 dengan support di level 4.400 cut loss jika break 4.340. XISC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 740 dengan resist di level 752 kemudian 757. XMTS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 503 dengan resist di level 511 kemudian 515. XPLC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 534 dengan resist di level 544 kemudian 549.

Rekomendasi Saham ERAA dan HRUM oleh NH Korindo | 28 September 2022

NH Korindo 28 September 2022 Saham ERAA Tepat di Support jk.menengah. RSI positive divergence. Candle : long-leg Hammer (bullish reversal). Speculative Buy . Entry Level: 440. Average Up >448 Target: 456 / 462-464 / 480-482. Stoploss: 434. Saham HRUM Tepat di Support lower channel (green). Speculative Buy. Entry Level: 1840. Average Up >1855. Target: 1905 / 2000 / 2050 / 2100. Stoploss: 1790. - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham SIDO | 26 September 2022

Analisa Saham SIDO Pada Jumat (23/9), harga saham SIDO ditutup stagnan di level Rp 700 per saham. Muncul Hammer candle dan bertahan di atas MA20 dengan RSI menguat dan MACD & Stochastic bergerak naik meski volume perdagangan menurun. Rekomendasi: Buy on Weakness Support: Rp 685 Resistance: Rp 790 Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki- Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.