Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASII, BBCA, BSDE dan MDKA oleh MNC Sekuritas | 25 November 2022


MNCS Daily Scope Wave 

25 November 2022

IHSG

IHSG kembali ditutup menguat 0,4% ke 7,080 pada perdagangan kemarin (24/11), namun penguatan IHSG tertahan resistance di area 7,100. Posisi IHSG masih berada pada fase konsolidasi, skenario terbaiknya diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (x) pada label hitam, dimana IHSG masih berpeluang bergerak menguat untuk menguji kembali area resistance di 7,128 hingga 7,242. Namun demikian, apabila IHSG menembus 6,955, maka IHSG masih berada pada bagian dari wave (ii) pada label merah, sehingga IHSG rawan menuju ke 6,890 hingga 6,937.
Support: 6,890, 6,955
Resistance: 7,128, 7,178

ASII - Spec Buy 

ASII ditutup flat di 6,200 pada perdagangan kemarin (24/11). Selama ASII tidak terkoreksi ke bawah 6,050 sebagai stoplossnya, maka posisi ASII saat ini sedang berada pada bagian dari wave (i) dari wave [c], sehingga koreksi ASII akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: 6,125-6,200
Target Price: 6,525, 6,825
Stoploss: below 6,050

BBCA - Buy on Weakness 

BBCA ditutup menguat 1,4% ke 9,000 pada perdagangan kemarin (24/11) dan masih tertahan oleh resistance di 9,000. Kami perkirakan, posisi BBCA saat ini sedang berada di awave (v) dari wave [v] dan akan lebih terkonfirmasi bila BBCA mampu break 9,000 dengan adanya peningkatan volume.
Buy on Weakness: 8,875-8,925
Target Price: 9,175, 9,275
Stoploss: below 8,725

BSDE - Buy on Weakness

BSDE ditutup menguat 3,8% ke 950 pada perdagangan kemarin (24/11) disertai peningkatan volume pembelian. Kami perkirakan, posisi BSDE sedang berada di awal wave [iii] dari wave C dari wave (Y), sehingga BSDE diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 925-945
Target Price: 990, 1,060
Stoploss: below 905

MDKA - Buy on Weakness 

MDKA ditutup menguat ke 4,430 pada perdagangan kemarin (24/11). Selama MDKA tidak terkoreksi ke bawah 4,270 sebagai stoplossnya, maka posisi MDKA saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave C dari wave (B), sehingga MDKA berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 4,350-4,400
Target Price: 4,610, 4,900
Stoploss: below 4,270

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham INKP, PGAS, SCMA dan PNLF oleh Indopremier Sekuritas | 1 Desember 2022

Indopremier Sekuritas 1 Desember 2022 IHSG (7.040 – 7.120): Indeks diprediksi akan bergerak  menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.120 kemudian 7.160 dengan support di level 7.040 kemudian 7.000. INKP (Buy): Target kenaikan harga pada level 10.150 kemudian 10.300 dengan support di level 9.850 cut loss jika break 9.700. PGAS (Buy): Target kenaikan harga pada level 1.900 kemudian 1.920 dengan support di level 1.860 cut loss jika break 1.840. SCMA (Buy): Target kenaikan harga pada level 254 kemudian 258 dengan support di level 246 cut loss jika break 242. PNLF (Buy): Target kenaikan harga pada level 480 kemudian 486 dengan support di level 464 cut loss jika break 456. XBIG (Buy);  Target kenaikan harga pada level 619 kemudian 626 dengan support di level 605 cut loss jika break 598. XBNI (Buy):  Target kenaikan harga pada level 1.219 kemudian 1.231 dengan support di level 1.195 cut loss jika break 1.183. XIPI (Buy): Target kenaikan harga pada level 222 kemudian 226 dengan support

Rekomendasi Saham BBNI, MDKA, UNVR dan BBCA oleh Indopremier Sekuritas | 6 Desember 2022

Indopremier Sekuritas 6 Desember 2022 IHSG (6.955 – 7.115) : Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.955 kemudian 6.925 dengan resist di level 7.115 kemudian 7.145. BBNI (Buy): Target kenaikan harga pada level 9.850 kemudian 9.950 dengan support di level 9.650 cut loss jika break 9.550. MDKA (Buy): Target kenaikan harga pada level 4.510 kemudian 4.560 dengan support di level 4.410 cut loss jika break 4.360. UNVR (Buy); Target kenaikan harga pada level 4.800 kemudian 4.860 dengan support di level 4.680 cut loss jika break 4.620. BBCA (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 8.700 dengan resist di level 8.875 kemudian 9.000. XBIG (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 592 dengan resist di level 604 kemudian 612. XIJI (Buy on Weakness):  Target harga beli pada level 659 dengan resist di level 667 kemudian 673. XPES (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 455 dengan resist di level 462 kemudian 466. Full re

Rekomendasi Saham BMRI, BYAN, INDF, ISAT, SMRA dan MEDC oleh BNI Sekuritas | 6 Desember 2022

BNI Sekuritas 6 Desember 2022 Andri Zakarias Siregar 1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Resistance: Rp 11.000, Rp 11.200, Rp 11.375, Rp 11.750. Support: Rp 10.800, Rp 10.600, Rp 10.450, Rp 10.325. Rekomendasi: Buy di area Rp 10.800- Rp 10.875 dengan target Rp 11.000, Rp 11.200. Stop loss di bawah Rp 10.525. 2. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Resistance: Rp 14.075, Rp 15.250, Rp 16.050, Rp 16.550. Support: Rp 13.150, Rp 12.500, Rp 11.850, Rp 10.675. Rekomendasi: Buy if break Rp 13.600 dengan target Rp 14.050, Rp 15.250. Stop loss di bawah Rp 12.500. 3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Resistance: Rp 6.800, Rp 6.925, Rp 7.025, Rp 7.150. Support: Rp 6.675, Rp 6.600, Rp 6.525, Rp 6.375. Rekomendasi: Buy if break Rp 6.800 dengan target Rp 6.925, Rp 7.025. Stop loss di bawah Rp 6.550. 4. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) Resistance: Rp 6.050, Rp 6.200, Rp 6.375, Rp 6.500. Support: Rp 5.875, Rp 5.750, Rp 5.600, Rp 5.425. Rekomendasi: Buy if break Rp 6.000 dengan target Rp 6.200,