google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBNI, INDF, TOWR dan UNTR oleh MNC Sekuritas | 28 November 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBNI, INDF, TOWR dan UNTR oleh MNC Sekuritas | 28 November 2022


MNCS Daily Scope Wave 

28 November 2022

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,4% ke 7,053 pada perdagangan Jumat (25/11), posisi IHSG pun masih berada dalam fase sidewaysnya dan juga masih berada di rentang MA60 dan MA200. Pada skenario terbaiknya diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (x) pada label hitam, dimana IHSG masih berpeluang bergerak menguat untuk menguji kembali area resistance di 7,128 hingga 7,242. Namun demikian, apabila IHSG menembus 6,955, maka IHSG masih berada pada bagian dari wave (ii) pada label merah, sehingga IHSG rawan menuju ke 6,890 hingga 6,937.
Support: 6,890, 6,955
Resistance: 7,128, 7,178

BBNI - Buy on Weakness 

BBNI ditutup menguat 0,3% ke 9,300 pada perdagangan Jumat (25/11) dan mampu ditutup di atas MA20. Kami perkirakan, posisi BBNI saat ini sedang berada di awal wave ii dari wave (c) dari wave [y] dan hal ini akan lebih terkonfirmasi selama BBNI belum mampu break 9,350.
Buy on Weakness: 9,050-9,250
Target Price: 9,400, 9,700
Stoploss: below 8,875

INDF - Buy on Weakness 

INDF ditutup terkoreksi 1,6% ke 6,325 pada perdagangan Jumat (25/11) disertai dengan peningkatan volume jual dan sempat menguji MA60. Posisi INDF saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave [ii] dari wave 3, sehingga koreksi INDF cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 6,225-6,300
Target Price: 6,550, 6,800
Stoploss: below 6,125

TOWR - Spec Buy 

TOWR ditutup menguat 0,4% ke 1,145 pada perdagangan Jumat (25/11) namun masih tertahan oleh MA20. Selama TOWR tidak terkoreksi ke bawah 1,120 sebagai stoplossnya, maka posisi TOWR saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.
Spec Buy: 1,130-1,145
Target Price: 1,180, 1,245
Stoploss: below 1,120

UNTR - Buy on Weakness 

UNTR ditutup terkoreksi 0,4% ke 29,850 pada perdagangan Jumat (25/11) dan masih tertahan oleh MA20. Posisi UNTR saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave C dari wave (5), sehingga koreksi UNTR akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 28,900-29,350
Target Price: 31,775, 33,125
Stoploss: below 28,125

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...