Langsung ke konten utama

Bank NOBU Patok Right Issue Rp592 per Saham, Rasio 81:12 Lembar


PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas dalam rangka Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD II) alias right issue sebanyak-banyaknya 681.819.174 dengan nilai nominal Rp100 setiap saham.

Mario Satrio Sekretaris Perusahaan  Bank NOBU dalam keterangan resmi Senin (26/12) menyampaikan, bahwa  saham baru yang ditawarkan dengan harga Rp592 setiap saham, atau mewakili 12,90%  dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD II, sehingga nilai PMHMETD II adalah sebanyak-banyaknya Rp403.636.950.789.

Setiap pemegang 81 saham biasa atas nama yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 10 Februari 2023 pukul 16.15 WIB mendapatkan 12 HMETD dimana 1 HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah) setiap saham, dengan harga pelaksanaan Rp592  setiap saham.

Saham Baru yang ditawarkan dalam rangka PMHMETD II dengan menerbitkan HMETD ini seluruhnya adalah saham yang dikeluarkan dari portepel Perseroan dengan nilai nominal Rp100 setiap saham.

HMETD dapat diperdagangkan di BEI serta di luar Bursa Efek selama 5 (lima) Hari Bursa mulai tanggal 14 Februari sampai 17 Februari 2023 dan 20 Februari 2023. Pencatatan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD akan dilakukan di BEI pada tanggal 14 Februari 2023. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah tanggal 20 Februari 2023.

PT Putera Mulia Indonesia (’PMI”) adalah pemilik dan pemegang sah atas 1.099.000.000 saham atau sebesar 23,88% dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor ke dalam PT Bank Nationalnobu Tbk dan memiliki sejumlah 162.814.814 HMETD.

Berdasarkan Surat Pernyataan Pelaksanaan Hak PT Putera Mulia Indonesia Dalam Rangka Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PT Bank Nationalnobu Tbk tertanggal 8 Desember 2022, PMI akan melaksanakan sebagian HMETD yang dimilikinya sampai dengan sebanyak-banyaknya senilai Rp35.000.000.000 atau setara dengan 59.121.621 saham dan tidak mengalihkan sisa HMETD yang dimiliki kepada pihak lain.

Sesudah pelaksanaan PMHMETD II, PMI akan tetap menjadi Pemegang Saham Pengendali sesuai dengan ketentuan di bidang pasar modal dengan memperhatikan proforma kepemilikan saham pada Emiten sesudah PMHMETD II.

Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD II ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, maka sisanya akan dijatahkan secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan saham berdasarkan harga pemesanan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya, sebagaimana tercantum dalam SBHMETD atau FPPST.

Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka Pembeli Siaga, yaitu PT Star Pacific Tbk (”LPLI”) akan membeli sebagian sisa saham yang tidak diambil bagian tersebut dengan harga yang sama dengan harga pelaksanaan, yaitu Rp592  setiap saham dengan total sebanyak-banyaknya Rp368 miliar atau setara  621.621.622 saham dengan melakukan penyetoran dalam bentuk lain selain uang (inbreng).

Adapun perkiraan jadwal sebagai berikut:

Efektif : 31 Januari 2023.
Cum HMETD perdagangan Pasar Reguler dan Negosiasi : 8 Februari 2023 dan Pasar Tunai : 10 Februari 2023
Ex HMETD pada perdagangan di Pasar Reguler dan Negosiasi : 9 Februari 2023 dan Pasar Tunai : 13 Februari 2023
Terakhir Pencatatan dalam DPS yang Berhak HMETD : 10 Februari 2023, Distribusi HMETD : 13 Februari 2023 dan Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia : 14 Februari 2023 dan Periode Perdagangan HMETD : 14-17 dan 20 Februari 2023.
Author: K M
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham ADHI, BRIS, ACES, JPFA dan TLKM oleh NH Korindo Sekuritas | 6 Februari 2023

NH Korindo Sekuritas Indonesia 6 Februari 2023 IHSG BULLISH - Uji Resistance (mid-term) krusial 6955-6965. Support : 6890 / 6870-6830 / 6780 Resistance : 6955-6965 / 7000 / 7100-7130. ADVISE : Hold ; or Average Up accordingly. ADHI Pattern : sudah break Parallel Channel – downtrend. Uptrend jk.pendek mulai, MA10 & MA20 goldencross. Advise Buy Entry Level: 498. Average Up >500-505 Target: 520 / 555. Stoploss: 470. BRIS Pattern (medium) : (suspected) bullish reversal Inverted Head & Shoulders. Pattern (minor) : Parallel Channel – uptrend. Advise Speculative Buy Entry Level: 1360-1350 Average Up >1370 Target: 1425-1440 / 1470 / 1500. Stoploss: 1325. ACES Pattern : Flag. Uptrend jk.pendek bisa dimulai, MA10 & MA20 goldencross. Advise Buy On Weakness. Entry Level: 492-480. Average Up >500. Target: 520-525 / 550-560 / 590-600 / 650. Stoploss: 460. JPFA On the way to TARGET pattern Parallel Channel. Advise Speculative Buy Entry Level: 1365-1355. Average Up >1385-1400

Analisa Saham ERAA | 3 Februari 2023

Analisa Saham ERAA ERAA berhasil mencapai target kenaikan pola bullish broadening triangle di 480-490. Selama ERAA mampu bertahan di atas MA200-nya di 458, ERAA berpeluang terus menguat menuju target kedua di 550. Jika level 550 juga terlewati, target ketiga ERAA berada di 675. Rekomendasi : Hold. Tunggu pembalikan arah untuk take profit. Target kedua di 550 dan target ketiga di 675. Disclaimer ON Sumber: doktermarket - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham UNTR | 2 Februari 2023

Analisa Saham UNTR Saham UNTR terus bergerak turun menuju area support swing low-nya di level 23625 (box biru). Sesuai dengan prinsip support kuat, jika UNTR turun mencapai area ini, maka ada peluang untuk kembali technical rebound dengan target kenaikan di 27000. Bagi Anda yang ingin buy on weakness untuk segera sell on strength, bisa cermati area support swing low-nya di Profit Trader Module Anda. Namun, pembelian ini tidak disarankan bagi yang ingin buy & hold. Trading plan : Speculative buy on weakness di area 23625 – 23950. Sell on strength di area 27000. Cutloss jika dalam beberapa hari terakhir saham ini tidak mampu kembali ke atas area support swing low. Strategi: Swing Trading. Disclaimer ON Sumber: galerisaham - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.