google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Mengintip strategi Bisnis Capitol Nusantara (CANI) Kejar Pendapatan Naik 20 Persen di 2023 Langsung ke konten utama

Mengintip strategi Bisnis Capitol Nusantara (CANI) Kejar Pendapatan Naik 20 Persen di 2023


PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) menargetkan pendapatan sebesar USD3,823 juta dalam periode Juni 2022 hingga Juni 2023, atau tumbuh 20,19 persen dibandingkan Juni 2021 hingga Juni 2022 yang terbilang USD3,051 juta.

Hanya saja emiten pelayaran itu masih akan membukukan rugi usaha USD2,209 juta dan rugi komprehensif senilai USD2,224 juta. Menurut Sekretaris Perusahaan CANI, Riduwan Kosasih bahwa perseroan tengah berupaya untuk menekan biaya agar mengurangi kerugian yang diderita.

“Salah satu langkah agar kembali membukukan laba hanya dengan meningkatkan pendapatan dan menekan biaya beban,” kata dia dalam paparan publik secara daring, Kamis(22/12/2022).

Sepanjang tahun 2021-2022, perolehan pendapatan PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. (CANI) meningkat dibandingkan dengan pencapaian pendapatan pada tahun 2020-2021. 

Kenaikan pendapatan tersebut adalah sebesar USD 392.842 atau sekitar 14,8% dari tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2021- 2022, Perseroan tidak menambah tetapi menjual/melepaskan armada kapalnya, dengan demikian Perseroan menjadi memiliki 42 (empat puluh dua) unit armada kapal dan 2 (dua) unit Crawler Crane. 

Sepanjang tahun 2021-2022, Perseroan membukukan rugi neto mencapai (USD 1.928.046), sedangkan sepanjang tahun 2020-2021, Perseroan membukukan rugi neto mencapai (USD1.861.179). Pada tahun 2021-2022, kontribusi terbesar Pendapatan Perseroan berasal dari jasa penyewaan kapal Time Charter yang mengkontribusikan sebesar USD2.793.108 atau 91,5% dari keseluruhan jumlah pendapatan, sedangkan pada tahun 2020-2021, pendapatan dari jasa penyewaan kapal Time Charter sudah mengkontribusikan sebesar USD2.558.721 atau 96,2% dari keseluruhan jumlah pendapatan. 

Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022, Perseroan mengalami kerugian komprehensif sebesar (USD 1.920.287), sedangkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021, Perseroan mengalami kerugian komprehensif sebesar (USD2.224.392). 

Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan dan kenaikan rugi kotor masing-masing sebesar USD 392.842 dan USD 107.442 atau masing-masing 14,8% dan 3,8% dari tahun 2020-2021; penurunan rugi usaha sebesar (USD 112.497) atau (5,6%) yang terutama disebabkan oleh penurunan beban umum dan administrasi sebesar (USD 46.832) atau (7,7%) dan dampak kenaikan rugi kotor; dan penurunan manfaat pajak penghasilan sebesar (USD 203.464) atau (105,6%) dari tahun 2020-2021.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...