google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Tender Offer Obligasi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) USD400 Juta Terlaksana Langsung ke konten utama

Tender Offer Obligasi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) USD400 Juta Terlaksana


PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN telah merampungkan periode awal penawaran tender alias tender offer atas obligasi Senior Notes 2024.

Dalam keterbukaan informasi di Singapura Exchange (SGX) hari Senin kemarin, PGN telah memilih untuk menerima pembelian pokok notes 2024 sebesar USD400 juta yang telah ditender secara sah.

Sesuai ketentuan sebelumnya, pemegang obligasi yang berpartisipasi dalam tender sebelum batas waktu awal akan menerima USD1.005,5 untuk setiap USD1.000 pokok obligasi.

Hasilnya hingga batas awal penawaran tender pada akhir pekan lalu, jumlah pokok pemegang obligasi tender mengalami kelebihan permintaan alias oversubscribed.

Seperti diketahui sejak 28 November, PGN telah memulai penawaran tender untuk membeli kembali obligasi senior (senior notes) 2024 secara tunai.

Dalam aksi korporasi tersebut, PGN menunjuk Hong Kong and Shanghai Banking Corporation (HSBC) Ltd, Mandiri Securities Pte Ltd, dan Standard Chartered Bank sebagai dealer manajer.

Terbit 2014, senior notes 2024 memiliki jumlah pokok sebesar USD1,35 miliar. Obligasi dengan 5,125% ini akan jatuh tempo pada 16 Mei 2024.

Dalam penawaran tender ini, anak usaha Pertamina itu akan membeli kembali pokok notes 2024 sebanyak-banyaknya sebesar USD400 juta.

Batas akhir penawaran tender ini dijadwalkan pada 23 Desember 2022 pada waktu New York. Sementara batas awal tender pada 9 Desember 2022 pukul 5 sore waktu New York.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...