google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 16 Agustus 2016 (Daewoo) Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 16 Agustus 2016 (Daewoo)

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 16 Agustus 2016 (Daewoo)


Daewoo Securities Indonesia Embun Pagi (Aug 16, 2016)
Research Team (research@dwsec-id.com)

Market Comment by Taye Shim (taye.shim@dwsec.com)

Kami berharap IHSG untuk diperdagangkan lebih tinggi menyusul kinerja tinggi catatan indeks AS dan penguatan berlanjut atas harga minyak (+2.7% @ USD45.7/b). # ALL EYES ON PLANTATION: Kemarin, sektor plantation menunjukkan kinerja yang luar biasa (IHSG -1.1% vs AALI +3.7%, LSIP +3.4%,  SSMS +1.9%). Menurut rincian 2Q16 GDP berdasarkan industri, kami melihat bahwa segmen agriculture memamerkan output ekonomi yang kuat dengan IDR322triliun. Dari perspektif pertumbuhan triwulanan, output ekonomi dari sektor plantation melonjak 11.8% QoQ (lihat https://goo.gl/C57nN2). Selain itu, kontribusinya terhadap PDB Indonesia meningkat dari 13.1% pada tahun 2015 menjadi 13.7% pada 2Q16 (lihat https://goo.gl/ib0xM3).  Analis kami, Andy Wibowo, berpendapat bahwa hal ini sebagian besar disebabkan oleh membaiknya harga CPO dari kombinasi El Nino dan pelonggaran dari penguatan dolar AS. Dalam model portfolio kami, kami sarankan investor untuk melihat ke AALI dan LSIP untuk eksposur terhadap sektor plantation. #INDONESIA TUTUP PADA RABU (17 AGUSTUS) – HARI KEMERDEKAAN.

Market Indicator

JCI: 5,320.56 (-1.05%)
EIDO: 26.15 (-0.57%) 
DJIA: 18,636.05 (+0.32%) 
FTSE100: 6,941.19 (+0.36%)
USD/IDR: 13,090 (-0.21%)
10yr GB yield: 6.81% (+1bps)
Oil Price: 45.74 (+2.81%) 
Foreign net purchase: IDR354.0bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) 

TOP BUY: BBRI, BBCA, BMRI, ASII, BBNI
TOP SELL: TLKM, PGAS, CTRA, LINK, MYRX

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)

TLKM, BBCA, ASII, BBRI, MYRX

Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com) 


*IHSG: hari ini masih cenderung naik, perkiraan trading range hari ini 5,297-5,421. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized sudah berada di support trendline dengan volume masih dibawah rata-rata sehingga diperkirakan tekanan jual akan mereda.
*ADHI: trading buy, trading range hari ini 2,750-2,825. Indikator MFI Optimized dan indikator RSI Optimized saat ini masih cenderung naik dengan volume mendekati rata-rata.
*BBNI: trading buy, trading range hari ini 5,525-5,775. Indikator MFI Optimized dan indikator RSI Optimized saat ini sudah berada sekitar support trendline dengan volume mendekati rata-rata, sehingga diperkirakan koreksi mulai tertahan dan cenderung bottom reversal.
*BBTN: trading buy, trading range hari ini 1,840-1,945. Indikator MFI Optimized dan indicator RSI Optimized saat ini sudah berada sekitar support trendline dengan volume masih di bawah rata-rata, sehingga diperkirakan koreksi mulai tertahan dan juga cenderung bottom reversal.

Daewoo Indonesia Equity Movers 

Investment Information Team (utfi.humaya@dwsec-id.com) 

*Surplus neraca perdagangan Juli terendah sejak 2009 
*Indeks Empire State turun ke negatif 4,2 pada Agustus dari 0,6 pada bulan Juli 
*Homebuilder sentiment naik 2 poin ke 60 pada bulan Agustus, menurut NAHB

*BBRI +0,4%. BRI raup laba Rp 12 triliun di akhir Juni, naik 1,6% yoy. 
*JPFA +4,7%. Japfa kantongi suntikan modal US$80 juta dari KKR. 
*LPKR -1,7%. Pendapatan Lippo Karawaci naik 8% yoy ke Rp5,1 triliun. Laba bersih turun 36% yoy ke Rp 498 miliar sejalan melemahnya sektor properti. 
*KAEF -0,3%. Kimia Farma incar kontribusi ekspor 5% terhadap pendapatan konsolidasian perseroan. 
*SSIA -2,2%. Surya Semesta akan terbitkan obligasi Rp 1 triliun untuk mempercepat pembebasan lahan industrial di Subang, Jawa Barat. 
*GEMS -6,5%. Laba Golden Energy turun (29% yoy) meski pendapatan naik (9,8% yoy).

Daily write up  

PP London Sumatra (LSIP) 1H16 review: Weak results, but still has prospects by Andy Wibowo Gunawan (andy.wibowo@dwsec-id.com) 
-LSIP membukukan produksi TBS inti yang lebih rendah yang jatuh ke 489.200 ton pada 1H16 (-20,6% YoY). Selanjutnya, TBS produksi inti menurun menjadi 241.900 ton pada 2Q16 (-2,2% QoQ). output ini lebih rendah sebagai konsekuensi dari efek El Nino yang terjadi tahun lalu.
-Pada basis QoQ, LSIP membukukan pendapatan yang lebih tinggi yang mencapai Rp848,5 miliar di 2Q16 (+ 5,5% QoQ). Kami menduga bahwa pendapatan yang lebih tinggi karena harga jual yang lebih tinggi yang meningkat menjadi Rp9.757/kg (+ 25,8% QoQ) di tengah volume rendah penjualan yang turun ke 77.800 ton (-17,4% QoQ) di 2Q16. Selain itu, laba bersih LSIP naik menjadi Rp62,2 miliar di 2Q16 (+ 23,3% QoQ) karena pendapatan yang lebih tinggi di 2Q16.
-Kami melihat bahwa LSIP memiliki kinerja keuangan yang lebih baik di bottom-line dengan + 23,3% QoQ di 2Q16, dibandingkan dengan AALI dan SSMS yang -10,3% dan -69,3% QoQ di 2Q16.
-LSIP saat ini diperdagangkan di 24.4x PE, atau sedikit premium dibandingkan dengan 5-tahun rata-rata yang berdiri 14.8x. Kami menduga bahwa PE premium ini karena LSIP memiliki ruang untuk tumbuh.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...