google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Info Emiten : ENRG, 20 Januari 2017 Langsung ke konten utama

Info Emiten : ENRG, 20 Januari 2017

PT Energi Mega Persada Tbk is an independent upstream oil and gas company headquartered in Jakarta, Indonesia. EMP has operations spanning from the Indonesian archipelago (Sumatra, East Kalimantan and Java) to Mozambique, Africa. EMP is committed to conducting its business in an ethically, socially and environmentally responsible manner. EMP’s shares are listed on the Indonesian Stock Exchange under the symbol ENRG.

ENRG are committed to innovatively delivering petroleum resources to markets and maximizing shareholder value.

Reminder News on ENRG

TUNGGU HASIL FINAL, ENERGI TETAP MINAT KELOLA BLOK ONJW.
IQPlus, (21/12) - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengaku, pihaknya tetap berminat untuk mengelola blok Offshore North West Jawa (ONWJ) di tengah pembahasan pemerintah terkait penyerahan 100 persen hak kelola ke PT Pertamina (Persero) pasca berakhirnya kontrak di 2017.

"Saat ini kami masih menunggu putusan final dari pemerintah. Kami belum ada menawarkan ke Pertamina. Kami tetap masih berminat di ONJW," kata Presiden Direktur Energi Mega Persada, Imam P Agustino di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu kelanjutan keputusan sementara dari Kementerian ESDM yang tidak memperpanjang kontrak ENRG di ONJW dan diserahkan ke Pertamina. "Kami hanya menunggu putusan terbaik dari pemerintah. Saat ini kami hanya menunggu," ujarnya.

Imam mengungkapkan, ketertarikan perseroan untuk tetap mengelola blok ONJW tidak terlepas dari kontribusi produksi blok ONJW terhadap hasil produksi ENRG. "Minat kami di ONJW, karena produksinya masih bagus," jelas Imam.

Sebagaimana diketahui, sepanjang Januari-September 2016 produksi dari blok ONJW mencapai 11,6 MBOEPD, sedangkan total produksi dari empat aset ENRG mencapai 42,3 MBOEPD. Produksi blok Kangean sebesar 19,7 MBOEPD, blok Bentu 8,2 MBOEPD, Malacca 2,1 MBOEPD dan lainnya sebesar 0,7 MBOEPD. (end/bd)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...