google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global Hari Ini, 27 Januari 2017 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global Hari Ini, 27 Januari 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(January 27, 2017)
Investment Information Team


US

Saham-saham AS ditutup mixed pada hari Kamis setelah mencapai rekor tertinggi baru, karena investor mencerna beberapa laporan keuangan.

Di antara perusahaan yang melaporkan adalah Ford dan Caterpillar. Ford mencatatkan laba yang sesuai dengan estimasi, dan melampaui ekspektasi untuk penjualan. Caterpillar melampaui perkiraan laba tetapi untuk pendapatan sedikit dibawah harapan. Alphabet, Intel, Microsoft, dan Starbucks adalah beberapa perusahaan yang melaporkan setelah market.

Tiga puluh persen dari perusahaan di S&P 500 telah melaporkan laba kuartalan pada Kamis pagi, dengan 70 persen melebihi ekspektasi analis pada bottom line dan 56 persen melampaui perkiraan penjualan.

Dari berita ekonomi, klaim pengangguran awal naik 22.000 ke 259.000, tetapi tetap di bawah 300.000 untuk 99 minggu berturut-turut, terpanjang sejak tahun 1970.

Tidak ada pernyataan dari Federal Reserve karena bank sentral dalam periode blackout menjelang pertemuan kebijakan pada 31 Januari-1 Februari.

Europe

Saham-saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Kamis, melanjutkan sentimen bullish yang membawa Dow Jones industrial average ke level all time high.

Saham teknologi dan kesehatan menjadi sektor berkinerja terbaik karena investor tetap yakin bahwa Presiden Donald Trump akan melanjutkan implementasi janji kampanyenya, termasuk pemotongan pajak dan deregulasi.

Saham perusahaan Swiss Actelion memimpin bursa Eropa, dengan naik lebih dari 19,4 persen. Ini terjadi setelah Johnson&Johnson mengumumkan pihaknya membeli perusahaan tersebut senilai $30 miliar.

Data awal yang dirilis Kamis menunjukkan ekonomi Inggris tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan, meski di tengah keputusan negara untuk meninggalkan Uni Eropa. Dalam tiga bulan terakhir tahun 2016, ekonomi tumbuh 0,6 persen dan secara tahunan tumbuh sebesar 2,2 persen.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...