google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global 24 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global 24 Mei 2017

US

Saham-saham AS ditutup menguat pada hari Selasa seiring dengan harapan seputar perdagangan Trump.

Dow Jones naik sekitar 45 poin dengan Goldman Sachs memberikan kontribusi paling besar. S&P 500 juga berakhir lebih tinggi dan hampir menghapus kerugian akibat aksi jual terbesar tahun ini. Sementara itu, Nasdaq mencatatkan kenaikan tipis meski Apple tergelincir.

Wall Street fokus pada perjalanan pertama Trump ke luar negeri sejak menjabat. Presiden bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan juga bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Presiden AS akan berada di Eropa selama sisa perjalanannya.

Investor juga memperhatikan usulan anggaran Gedung Putih untuk tahun depan. Di dalamnya, Gedung Putih berusaha memangkas pengeluaran federal sebesar $3,6 triliun selama 10 tahun ke depan. Anggaran juga mengasumsikan bahwa pemerintahan akan dapat menurunkan pajak untuk bisnis dan rumah tangga. Potensi pajak yang lebih rendah telah menjadi keuntungan bagi saham sejak pemilihan Trump, bersamaan dengan kemungkinan deregulasi dan belanja infrastruktur.

Berita ekonomi
*Penjualan rumah baru turun 11,4 persen di bulan April ke tingkat tahunan sebesar 569.000. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan penjualan rumah baru akan turun sebesar 1,5 persen menjadi 610.000 unit.

Europe

Bursa Eropa ditutup sebagian besar di wilayah positif pada hari Selasa, didukung oleh serangkaian data ekonomi yang solid untuk zona euro.

Sentimen positif di Eropa mengikuti data ekonomi yang menunjukkan zona euro menjaga tingkat pertumbuhan yang kuat.
*Flash composite PMI bulan Mei berada di 56,8
*Sektor swasta Prancis naik ke posisi tertinggi enam tahun di bulan Mei yang didukung oleh pemilihan Presiden Emmanuel Macron.

Serangan Manchester

Sedikitnya 22 orang tewas dan beberapa lainnya cedera setelah ledakan di konser Ariana Grande di utara Inggris.
Serangan teroris membebani Inggris pada hari Selasa dan menyebabkan Perdana Menteri Teresa May menunda kampanye pemilihannya menjelang pemilihan 8 Juni. 

Sementara itu, menteri keuangan zona euro gagal mencapai kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional terhadap bantuan utang untuk Yunani. Presiden Eurogroup Jeroen Dijsselbloem, yang memimpin pertemuan pada hari Senin, mengatakan bahwa sebuah kesepakatan sudah dekat dan mereka akan kembali ke pertemuan berikutnya.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(May 24 2017)
Investment Information Team

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...