google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Sore Pasar Saham Mirae Asset 24 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Sore Pasar Saham Mirae Asset 24 Mei 2017

Menjelang libur esok hari, IHSG ditutup melemah 27 poin (-0.47%) ke level 5,703.433 hari ini, merupakan pelemahan untuk hari ketiga pada pekan ini. 138 saham tercatat menguat dan 209 saham tercatat melemah. Mayoritas sektor ditutup di zona negatif dipimpin olehsektor finance yang melemah 0.82%. Sementara, hanya sektor agriculture dan miscellaneous industry yang ditutup menguat masing-masing 0.31% dan 0.20%. Investor asing mencatatkan transaksi net buy sejumlah Rp11 miliar di seluruh Pasar hari ini. US Dollar menguat 12 poin (+0.09%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah melemah ke level Rp13,311 terhadap US Dollar di akhir perdagangan.

Advance Stocks:

- HRUM: HRUM mencoba mendiversifikasikan usaha di luar bisnis batubara. Salah satu yang jadi incaran adalah bisnis pembangkit listrik. Perseroan telah menyiapkan dana sebesar US 230 juta untuk berbisnis pembangkit tersebut, serta membentuk joint venture dengan perusahaan-perusahaan internasional yang telah memiliki pengalaman di bidang EPC. Setelah melemah tiga hari berturut-turut, harga saham HRUM ditutup menguat Rp20 (+0.98%) ke level Rp2.060 pada perdagangan hari ini.

- MBAP: Harga saham MBAP ditutup menguat Rp100 (+4.16%) ke level Rp2.500 hari ini. MBAP menganggarkan belanja modal sebesar US,67 juta pada 2017, naik signifikan secara year on year (yoy) dibanding realisasi sebesar US,89 juta pada 2016. Hingga Maret 2017, penyerapan capex mencapai US 1,2 juta. Tahun ini mayoritas capex untuk memenuhi keperluan gedung dan infrastruktur senilai US 5,97 juta. Selain itu, capex untuk kebutuhan machinery, alat berat, dan kendaraan sebesar US 3,36 juta.

- MAPI: Menguat pertama kalinya pada pekan ini, harga saham MAPI ditutup naik Rp75 (+1.27%) ke level Rp5.975 hari ini. MAPI membagikan dividen final sebesar Rp 25 per saham. Besaran dividen tersebut memiliki payout ratio sebesar 20% dari laba bersih. Bila dividen payout ratio mencapai 20% dari laba bersih 2016 sebesar Rp208,47 miliar, maka jumlah dividen yang dibagikan sekitar Rp41,6 miliar. Selain itu, perseroan akan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp750 miliar untuk menambah sekitar 200 gerai baru sepanjang tahun ini dengan total luas 70 ribu meter persegi. 

- MEDC: MEDC menyatakan Pengadilan Arbitrase United Nation Comission of International Trade Law telah mengabulkan klaim senilai US juta yang diajukan anak perusahaannya yang berbasis di Singapura, Medco Strait Services Pte Ltd. Gugatan itu melawan Singapore Petroleum Ltd. dan Cue Energy Pty Ltd. Harga saham MEDC ditutup menguat Rp160 (+5.97%) ke level Rp2.840 hari ini.

Decline Stocks:

- MDRN: Harga saham MDRN melemah di tengah kabar yang beredar bahwa transaksi penjualan gerai 7-Eleven oleh MDRN kepada CPIN yang bernilai Rp1 triliun menghadapi hambatan dikarenakan induk usaha 7-Eleven, Seven & I Holding, tidak setuju 7-Eleven di Indonesia diambilalih oleh CPIN. Hari ini harga saham MDRN ditutup melemah Rp6 (-9.52%) ke level Rp57.

- SILO: SILO mengakuisisi Rumah Sakit Umum Putera Bahagia (RSUPB) di Cirebon, Jawa Barat. Akuisisi itu akan dilakukan melalui perolehan kepemilikan 100 persen oleh Siloam atas RSUPB sebesar Rp130 miliar. Melemah selama tiga hari berturut-turut, harga saham SILO ditutup turun Rp375 (-3.34%) ke level Rp10.850 pada perdagangan hari ini.

- CEKA: CEKA akan membagikan dividen tunai sebesar Rp150 per lembar kepada pemegang sahamnya pada 22 Juni 2017 mendatang. Dalam RUPST perseroan diputuskan bahwa laba 2016 yang sebesar Rp249.697.013.626 digunakan untuk dana cadangan Rp250.000.000 sedangkan dividen tunai sebesar Rp89.250.000.000 dan sisanya Rp160.197.013.626 sebagai laba ditahan. Harga saham CEKA ditutup melemah Rp5 (-0.25%) ke level Rp1.925 hari ini.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...