google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham, MEGA 3 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham, MEGA 3 Mei 2017


#MEGA
BANK MEGA KUCURKAN PINJAMAN Rp500 MILIAR KE ANDALAN FINANCE

IQPlus, (03/05) - PT Bank Mega Tbk (MEGA) memberikan fasilitas pinjaman untuk modal kerja ke Andalan Finance sebesar Rp 500 miliar.

Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib mengatakan kerjasama ini sejalan dengan strategi Bank Mega untuk menyalurkan pembiayaan perusahaan dengan reputasi yang baik dan memberikan manfaat yang besar di masyarakat.

"Kerja sama kredit ini merupakan komitmen Bank Mega untuk terus berkontribusi dalam pengembangan di berbagai bidang dan menjalankan strategi perseroan di segmen kredit korporasi, komersial dan pembiayaan perusahaan multifinance," kata Kostaman di acara penandatanganan kerjasama pembiayaan di Menara Bank Mega, Rabu.

Kemudian dia menjelaskan, Bank Mega menjadikan pembiayaan yang dikucurkan kepada perusahaan multifinance sebagai salah satu sektor prospektif dalam penyaluran kredit Bank Mega.

Hingga saat ini Bank Mega telah melakukan kerjasama dengan lebih dari 20 perusahaan multifinance untuk dapat menjangkau lapisan masyarakat. Hingga akhir April 2017, porsi pembiayaan multifinance sekitar 20% dari total kredit Bank Mega.

Sementara itu Direktur Utama Andalan Finance, Frans F. Rundengan menjelaskan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen untuk menjaga kepercayaan mitra bisnis khususnya kalangan perbankan nasional. Kepercayaan segenap pemangku kepentingan merupakan hal yang penting bagi perseroan.

Di samping itu, perseroan juga terus mengkaji diversifikasi sumber pendanaan untuk mendorong kinerja mengingat perekonomian di 2017 diramalkan akan membaik.

Andalan Finance sendiri merupakan bagian dari kelompok usaha PT Industri & Perdagangan Bintraco Dharma Tbk yang baru saja melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 150.000.000 saham baru dengan kode saham "CARS" pada April lalu.

Pada kuartal I tahun 2017, Andalan Finance telah berhasil menyalurkan pembiayaan senilai Rp 1,09 triliun atau meningkat 82% dari periode yang sama pada tahun lalu. (detikfinance)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...