google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham, RALS 3 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham, RALS 3 Mei 2017


#RALS
RAMAYANA OPTIMIS PENJUALAN CAPAI Rp8,9 TRILIUN TAHUN INI

IQPlus, (03/05) - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) menargetkan penjualan sebesar Rp 8,9 triliun di sepanjang tahun 2017. Angka ini tumbuh sekitar 8% dibandingkan dengan realisasi penjualan pada tahun sebelumnya sebesar Rp 8,2 triliun.

"Di kuartal I 2017 ini, memang masih flat, namun di kuartal II  kami optimistis sudah mulai tumbuh penjualannya. Kami optimistis bisa mencapai target Rp 8,9 triliun hingga akhir tahun ini," kata Direktur Keuangan RALS, Suryanto.

Suryanto mengaku, pada bulan April 2017 terdapat pertumbuhan penjualan sebesar 17,4% untuk divisi fashion, 1,4% di supermarket dan pertumbuhan total sebesar 12,4%. "Apalagi di periode Mei-Juli pada saat Idul Fitri, pertumbuhan penjualannya bisa mencapai double digit. Biasanya periode ini memberikan kontribusi sebesar 43% dari total penjualan setahun,"tegasnya.

Seiring target pertumbuhan pendapatan, menurut dia, Perseroan juga membidik laba bersih Rp480 miliar hingga Rp500 miliar sepanjang tahun ini. Pertumbuhan laba bersih diproyeksikan mencapai 20% jika penjualan juga naik 8%.

Untuk mendukung target tersebut, RALS mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp300-400 miliar. Dana yang bersumber dari kas internal perusahaan itu akan digunakan untuk menambah empat gerai baru, membeli peralatan dan renovasi gerai.

"Empat gerai baru akan berada di Pondok Aren, Kota Bekasi, Cikupa dan Jatinegara. Hingga Maret 2017, kami telah mengoperasikan 112 gerai di 54 kota di Indonesia," tutup dia. (end/as)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...