google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham ISAT 8 Juni 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Saham ISAT 8 Juni 2017

Kemungkinan saham ISAT kalau tembus 5825 akan turun ke level 5150 (kalau sampai ini terjadi maka Market Cap ISAT akan sama dengan kondisi tahun Q32011 dimana saat itu harga saham ISAT 5100 dengan share out 5.4Bio).

Kalau kita liat sih sebenarnya saham ISAT ini trend nya emang turun sejak tanggal 22 May 2017 karena sudah masuk di area Overbought sudah kena Upper Bollinger. Pada hari itu semua terindikasi DEAD CROSS alias bakalan turun.

Tanggal 24 May ISAT mulai masuk fase Bearish Jangka Pendek karena harga sudah diperdagangkan dibawah harga rataan 20 hari nya (MA20).

Tanggal 5 Juni muncul tagar tagar BOIKOTINDOSAT sedikit banyak mempengaruhi sentimen negatif kepada para investor trader sehingga mereka mulai lepas saham dengan volume yang lebih tinggi dari volume rataan 20 hari terakhirnya (massive selling tanggal 6 Juni dan 7 Juni).

Kejadian ini mengkonfirmasi fase BEARISH jangka pendek menjadi jangka menengah karena skrg harga sudah dibawah MA 5 20 dan 50 atau masuk dalam area DOWNTREND.

Sejak tanggal 22 May hingga kemarin saham ISAT sudah kehilangan market cap sekitar 18,7% (turun dari 7500 ke 6100).

Sekarang ISAT masuk dalam area oversold dan sedang uji level support 5825, bila itu tembus maka peluang ke 5150 terbuka dan peluruhan market cap ISAT bisa sampai 31.3%.

Rekomendasi untuk saham ISAT skrg STAY AWAY dulu sampai ada signal rebound (kemungkinan dalam 1-2 hari ini akan ada technical rebound karena saham skrg sudah ada di luar lower Bollinger nya).

Sebagai perbandingan ISAT masuk dalam kelompok INFRA di bursa dan saat ini saham INFRA masih dalam kategori SIDEWAYS dan bergerak terbatas artinya saham ISAT bergerak anomali tidak seperti saham saham yang masuk dalam kategori ini.

Sedangkan bila dibandingkan dengan EXCL yang sudah kami rekomendasikan BUY dengan target 3400 kondisinya berbeda.

Pada saat tagar BOIKOT INDOSAT saham EXCL justru pecah atau breakout dari kondisi sidewaysnya di 3020 dan naik 5.6% ke 3200.

Bahkan sejak tanggal 6 terindikasi mengalamil BULLISH Jangka Pendek dengan target 3800 (kami upgrade setelah volume dan harganya tetap naik diatas 3400).

Mungkin ada expectation siapa yang akan cepat untuk memanfaatkan momentum tagar BOIKOT ini adalah pesaing terdekat dengan market size yang nyaris sama : karena HUTCH tidak go public maka EXCL lah yang menarik untuk dibeli oleh investor dalam kondisi SWICTH PORTO ON NEWS.

Semoga analisa ini bisa membantu teman teman untuk melihat secara jelas dari sisi TECHNICAL ANALYSIS perkembangan harga saham ISAT.

Terima kasih,
Luke Syamlan

NB
Opini ini merupakan opini pribadi terhadap pergerakan saham ISAT, bukan atas nama institusi tertentu.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...