google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Pasar | Efek Wajib Lapor Aksi Korporasi | 24 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Berita Pasar | Efek Wajib Lapor Aksi Korporasi | 24 Juli 2017

JAKARTA. Sejumlah keputusan penting yang akan diambil oleh emiten sektor energi kini harus mendapat persetujuan dari pemerintah. Emiten di sektor energi masih mempelajari dampak dari aturan tersebut terhadap kinerja perusahaan ke depan.

Pekan lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan peraturan Menteri Nomor 42/2017 tentang pengawasan pengusahaan pada kegiatan usaha di sektor energi dan sumber daya mineral. Nantinya, seluruh rencana perusahaan tambang yang terkait perubahan kepemilikan saham, pengalihan interest dan kepengurusan perusahaan harus mendapat persetujuan langsung dari Menteri ESDM.

Termasuk di dalamnya soal perubahan jajaran direksi dan komisaris. Aturan tersebut bukan hanya berlaku bagi perusahaan terbuka, tapi semua badan usaha swasta dan koperasi yang melakukan kegiatan usaha di bidang energi dan sumber daya mineral.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), saat ini belum bisa melihat bagaimana dampak aturan ini ke perusahaannya. "Info ini juga baru kami terima, sehingga kami masih pelajari kembali," ujar Aprilandi Hidayat Setia, Plh SVP Corporate Secretary ANTM pada KONTAN, Jumat (21/7).

Hal yang sama juga disampaikan oleh Adib Ubaidillah, Sekretaris Perusahaan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA). Ia mengaku belum mengetahui detail aturan ini. "Kami masih meminta kawan-kawan legal untuk melakukan review pada peraturan menteri tersebut," kata Adib, Minggu (23/7).

Christian Saortua, Analis Minna Padi Investama, juga mengaku belum membaca detail peraturannya, sehingga tidak bisa mengukur dampaknya akan seperti apa. Namun, menurut dia, aturan tersebut sebenarnya untuk administrasi saja. Dengan demikian, aturan ini tidak akan terlalu berdampak pada kinerja perseroan. "Melihat sekilas kontennya begitu, saya tidak melihat ada dampaknya. Kan lebih mengatur perubahan manajemen atau kepemilikan perusahaan," kata Christian.

Ankga Adiwirasta, Analis BNI Sekuritas, juga belum bisa memberikan komentar mengenai dampak aturan ini pada kinerja perusahaan tambang serta saham dari perusahaan terbuka. Namun sekilas, ia melihat bahwa aturan tersebut sebenarnya bagus agar pemerintah bisa mengawasi perubahan kepemilikan perusahaan. Dengan demikian, potensi pelanggaran aturan bisa dicegah jauh-jauh hari.

by Kontan.co.id

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...